BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 11:26 WIB

Banjir Parah di Aceh: Gubernur Mengungkap Predator Kelaparan dan Kehilangan Infrastuktur

Banjir Parah di Aceh: Gubernur Mengungkap Predator Kelaparan dan Kehilangan InfrastukturBanjir Parah di Aceh: Gubernur Mengungkap Predator Kelaparan dan Kehilangan Infrastuktur

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menunjukkan keprihatinan mendalam terhadap dampak bencana banjir yang menimpa wilayahnya. Ia mengingatkan potensi warga yang menghadapi risiko kelaparan di daerah-daerah terisolasi.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang

Mualem mengingatkan bahwa para pengungsi tidak hanya terancam oleh banjir, tetapi juga oleh kekurangan pasokan pangan, sebuah informasi yang disampaikan dalam pernyataannya pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Kondisi Terburuk di Daerah Terdampak

Muzakir Manaf mengidentifikasi beberapa daerah seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan sebagian Bireuen sebagai paling parah terdampak banjir. "Kondisi pengungsi sangat membimbangkan, mereka mati bukan karena banjir, tapi mati karena kelaparan," ungkapnya.

Dalam pernyataannya, Mualem menegaskan bahwa pasokan sembako dan air bersih adalah kebutuhan yang paling mendesak saat ini. "Masyarakat sangat membutuhkan sembako terutama di pedalaman yang belum terjamah," kata Mualem.

Kesulitan akses menuju daerah pedalaman telah menerpa penyaluran bantuan, yang semakin menyulitkan kondisi masyarakat yang terdampak. Bantuan logistik bagi pengungsi kini harus menggunakan perahu karet.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Dampak Jangka Panjang dan Kerusakan Infrastruktur

Mualem menggarisbawahi kerusakan infrastruktur yang signifikan akibat bencana ini, di mana banyak fasilitas umum mengalami kerusakan parah. Hal ini jelas mempengaruhi distribusi bantuan yang sangat dibutuhkan.

Ia mengajak semua pihak, termasuk para kepala desa, untuk lebih proaktif dalam mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Kehilangan akses darat menjadi tantangan serius dalam upaya membantu.

Gubernur Aceh telah melakukan kunjungan ke berbagai lokasi yang terpapar bencana untuk memeriksa kondisi secara langsung. "Bencana yang terjadi pekan lalu seperti tsunami melanda 21 tahun silam," ujarnya.

Kehilangan Masyarakat dan Desa

Muzakir Manaf menyesalkan hilangnya banyak desa yang tersapu oleh banjir parah di Aceh. "Banyak kampung dan kecamatan yang tinggal nama sekarang. Jadi mereka sudah banyak korban," katanya.

Kota-kota yang sangat terdampak memperlihatkan lebih dari satu wilayah mengalami kehilangan yang nyata. Mualem menyatakan, "Terutama sekali di empat kabupaten. Itu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan sebagian Bireuen, itu yang paling kita sesali lah."

Kondisi Aceh Tamiang digambarkan sebagai sangat memprihatinkan dengan banyak rumah warga yang hancur atau hilang. "Aceh Tamiang hancur habis, atas sampai bawah sampai jalan sampai ke laut habis semuanya," jelas Mualem.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banjir Parah di Aceh: Gubernur Mengungkap Predator Kelaparan dan Kehilangan Infrastuktur

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!