Pemakaman Epy Kusnandar: Kehilangan yang Mendalam
Jenazah aktor senior Epy Kusnandar dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi, 4 Desember 2025. Ratusan pelayat mengantarkan pemeran Kang Mus ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Istri almarhum, Karina Ranau, terlihat sangat emosional selama prosesi, memegang erat foto suaminya sambil menyampaikan pesan haru untuk sang suami yang telah mendampinginya selama 22 tahun.
Iring-iringan jenazah Epy Kusnandar tiba di TPU Jeruk Purut pada pukul 08.05 WIB. Karina Ranau menyampaikan kalimat perpisahan yang menyentuh hati di hadapan para pelayat.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang orang yang kami cintai, suami, ayah, bapak, telah meninggal dunia kemarin pada pukul 02.30 siang," ujar Karina dengan suara bergetar.
Dengan penuh ketulusan, Karina memohon doa dan maaf dari hadirin, berharap agar Epy diberikan kelancaran menuju alam baka. "Saya mewakili keluarga, sebagai istri yang menemaninya 22 tahun, mohon maaf kepada semua yang mengenal suami saya bila selama hidupnya ia punya salah atau sikap yang kurang berkenan," tuturnya.
Baca juga: Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online: Komnas HAM temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Dalam kesempatan tersebut, Karina juga mengucapkan terima kasih kepada Aris Nugraha yang membantu mengangkat nama Epy melalui sinetron Preman Pensiun. Ia mengenang kata-kata Epy, "Aku ingin jadi Epy Kusnandar, Bun, tapi gak bisa. Semua orang mengenal aku Kang Mus."
Karina menyampaikan pesan terakhir Epy tiga hari sebelum ia wafat. "Tiga hari sebelum dia pergi, dia menyampaikan pesan 'Bun, nanti di Bandung, Papi sama Kio akan selalu ada di samping di mana Uwa duduk.'"
Mengungkapkan kerinduan almarhum, Karina juga menyebutkan keinginan Epy untuk berkunjung ke Yogyakarta sebelum meninggal, namun tidak didukung oleh kondisi fisiknya. "Maafin, Wa. Kemarin Papi gelisah. Papi ingin berangkat ke Yogya, tapi fisiknya tidak kuat," tambahnya.
Suasana haru semakin terasa saat jenazah Epy diturunkan ke liang lahat. Karina tampak histeris dan terus memeluk foto suaminya, sementara putra mereka, Quentin Stanislavski Kusnandar, mendampingi dengan setia.
Sejumlah rekan sesama artis turut hadir memberikan penghormatan terakhir, seperti Tyo Pakusadewo, Eza Yayang, dan Kang Komar. Doa-doa dipanjatkan untuk Epy di antara pelayat yang hadir.
Karina menutup ucapannya dengan harapan yang mendalam, "Kang Mus akan selalu dikenang selamanya. Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: