BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 15:12 WIB

Evaluasi Tata Ruang Pasca Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Evaluasi Tata Ruang Pasca Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera BaratEvaluasi Tata Ruang Pasca Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mengevaluasi tata ruang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menyebabkan ratusan orang tewas.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan penggunaan ruang yang sesuai dengan karakteristik lingkungan dan mengurangi risiko bencana di masa depan.

Evaluasi Tata Ruang Pasca Bencana

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menyatakan bahwa evaluasi tata ruang akan dilakukan setelah tahap tanggap darurat berakhir. "Kalau sudah tahap tanggap darurat selesai, kami pasti akan melakukan evaluasi tata ruang," ujarnya.

Langkah ini mengacu pada praktik sebelumnya di Jakarta, di mana pemerintah melakukan penataan ulang pola ruang setelah banjir besar dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah provinsi dan kementerian lainnya.

Tujuannya adalah untuk menjawab tantangan dalam pengaturan ruang di wilayah terdampak dan memberikan rekomendasi perubahan pada area yang dianggap tidak mampu beradaptasi terhadap bencana.

Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Keterlibatan Pemerintah Daerah dan Lintas Sektor

Kementerian ATR/BPN akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam evaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan ruang yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Nusron menjelaskan bahwa penyesuaian tata ruang harus melibatkan semua pihak untuk memastikan keberlanjutan dan keselamatan masyarakat. "Penyesuaian tata ruang harus dilakukan secara kolaboratif agar tidak sebatas administratif," jelasnya.

Diharapkan pemerintah daerah dan kementerian terkait dapat memberikan perspektif holistik dalam perencanaan ruang ke depan.

Mendidik Masyarakat tentang Pencegahan Bencana

Nusron menegaskan bahwa penerapan tata ruang yang konsisten sangat penting dalam pencegahan bencana. Ia menjelaskan bahwa banyak kejadian bencana disebabkan oleh pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan daya dukung lingkungan.

Melalui evaluasi pascabencana ini, pemerintah berupaya tidak hanya memperbaiki wilayah terdampak tetapi juga memperkuat sistem tata ruang yang lebih defensif. Ini penting untuk memastikan bahwa bencana serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ia juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam bagi korban bencana di tiga provinsi tersebut, sejalan dengan data BNPB yang mencatat korban meninggal mencapai 753 jiwa.

Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Evaluasi Tata Ruang Pasca Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!