Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatra Barat telah menyebabkan lebih dari 750 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya masih dinyatakan hilang hingga Rabu (3/12). Total warga yang terdampak mencapai 3,3 juta jiwa, dengan 2.600 orang mengalami luka-luka.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan
Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan rincian korban jiwa di masing-masing provinsi. Proses evakuasi dan komunikasi bagi keluarga yang terjebak terus dilakukan untuk membantu mereka yang terdampak.
Berdasarkan data terkini dari BNPB, rincian korban jiwa di Aceh terdiri dari 218 orang meninggal dan 227 orang masih hilang. Sementara itu, di Sumatera Utara tercatat 301 orang meninggal dan 163 hilang, dan di Sumatra Barat, 234 orang meninggal dengan 260 hilang.
Korban yang berhasil diselamatkan juga mengalami luka-luka, berjumlah 2.600 orang. Upaya penyelamatan untuk mencari yang hilang serta memberikan perawatan kepada yang terdampak terus dilakukan oleh berbagai pihak.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis
Badan SAR Nasional (Basarnas) melaporkan telah berhasil mengevakuasi 35.857 warga dari daerah-daerah yang terkena dampak bencana. Proses evakuasi ini bertujuan untuk melindungi masyarakat yang terjebak di lokasi bencana.
Di Aceh, sebanyak 1.600 warga telah dievakuasi, sedangkan di Sumatera Utara mencapai 4.599 orang, dan yang terbanyak berasal dari Sumatra Barat dengan jumlah 29.658 warga dari sebelas kabupaten/kota yang terdampak.
BNPB juga mengambil langkah untuk memfasilitasi komunikasi dengan membuka hotline, yang memungkinkan keluarga yang kesulitan menghubungi anggota mereka yang terjebak di lokasi bencana. Ini menjadi vital untuk memastikan orang-orang dapat terhubung dalam situasi yang sulit.
Langkah yang diambil tidak hanya berfokus pada penyelamatan fisik, tetapi juga berupaya menjaga komunikasi tetap hidup bagi mereka yang merasa terisolasi dalam situasi ini.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: