Dampak Banjir dan Longsor di Sumatera: BNPB Laporkan Angka Terkini
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan bahwa sepuluh kabupaten/kota di Sumatera menderita dampak serius akibat bencana banjir dan longsor saat musim hujan ini.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Laporan terbaru mencatat situasi yang berkembang dari Rabu hingga Kamis, dengan ribuan warga terpaksa mengungsi karena bencana alam ini.
Di Provinsi Aceh, beberapa daerah mengalami banjir besar. Kota Lhokseumawe menjadi salah satu lokasi yang parah, dengan empat kecamatan terdampak dan sekitar 100 kepala keluarga mengungsi.
Kabupaten Aceh Barat melaporkan bahwa empat kecamatan juga terpengaruh, dengan 183 kepala keluarga di antaranya, di mana 33 kepala keluarga harus meninggalkan rumah mereka.
Dampak terparah terjadi di Kabupaten Aceh Utara, yang melibatkan 17 kecamatan dan memaksa 2.668 kepala keluarga, setara dengan 4.441 jiwa, untuk mengungsi.
Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Aceh Timur juga dilanda bencana, dengan 17 kecamatan terdampak, dan 7.972 kepala keluarga terpengaruh. Dari jumlah tersebut, 920 kepala keluarga terpaksa menjadi pengungsi.
Sementara itu, Aceh Singkil mengalami dampak di tujuh kecamatan dengan sekitar 6.579 kepala keluarga, atau setara dengan 25.827 jiwa, yang terkena bencana. Di sini, 684 kepala keluarga harus meninggalkan rumah.
Kabupaten Bireuen melaporkan keterbatasan akses akibat banjir di tiga kecamatan, yang terdampak 956 kepala keluarga atau 2.272 jiwa, dengan 40 kepala keluarga terancam terisolasi.
Di Sumatera Utara, banjir bandang dan longsor melanda Kabupaten Humbang Hasundutan, merusak satu kecamatan dan menyebabkan lima orang meninggal dunia, sementara empat lainnya dilaporkan hilang.
Kabupaten Deli Serdang mengalami masalah serupa, dengan dua kecamatan terdampak yang mempengaruhi 427 kepala keluarga dan total 1.618 jiwa, di mana 814 jiwa kini berada di lokasi pengungsian.
Kabupaten Pakpak Bharat juga mengalami banjir bandang di lima kecamatan dengan minimal satu korban jiwa. Di Tapanuli Tengah, 11 kecamatan terpengaruh dan empat korban jiwa dilaporkan.
Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: