Pengawasan Ketat TNI AU di Bandara IMIP: Tidak Ada Pesawat Asing Terpantau
TNI Angkatan Udara (AU) memastikan saat ini tidak terdapat pesawat asing yang mendarat di Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Pernyataan ini menyusul perhatian terhadap keberadaan pesawat tanpa izin yang beroperasi di area tersebut.
Asisten Teritorial KSAU, Marsekal Muda Palito Sitorus, menyampaikan bahwa TNI AU konsisten melakukan pemantauan terhadap aktivitas pesawat di Bandara IMIP. Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya pesawat asing yang mendarat di lokasi ini.
Palito menegaskan, tindakan tegas akan diambil terhadap pesawat yang beroperasi tanpa perizinan. Ia juga menambahkan, "Mungkin nanti kita akan membuat pos di sana untuk menjaga, sehingga areal di Morowali itu bisa termonitor ke depannya."
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer
Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkapkan bahwa keberadaan bandara tanpa perangkat negara adalah anomali yang dapat menciptakan kerawanan bagi kedaulatan ekonomi. Ia menyarankan perlunya evaluasi untuk menutupi celah yang ada agar tidak terjadi penyalahgunaan di area strategis.
Ia menyatakan, "Ini anomali, bandara tapi tak memiliki perangkat negara dalam bandara ada celah yang membuat rawan kedaulatan ekonomi." Kementerian Pertahanan berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah strategis demi meningkatkan pengawasan di bandara tersebut.
Informasi yang didapat menunjukkan bahwa Bandara IMIP dikelola oleh pihak swasta dengan status khusus, di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Hal ini menandakan pentingnya regulasi dalam operasional bandara.
Kepala Hubungan Media PT IMIP, Dedy Kurniawan, menjelaskan bahwa bandara ini telah terdaftar secara resmi di Kementerian Perhubungan. "Bandara Khusus IMIP terdaftar di Kemenhub yang pengelolaannya diatur UU No 1/2009 tentang Penerbangan," jelasnya.
Namun, Dedy menekankan perlunya konfirmasi lanjut dari pihak berwenang mengenai operasional dan status bandara tersebut, untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang ada.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: