BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 11:58 WIB

Ketua Umum PBNU Hadiri Pesantren Lirboyo di Tengah Ketegangan Internal

Ketua Umum PBNU Hadiri Pesantren Lirboyo di Tengah Ketegangan InternalKetua Umum PBNU Hadiri Pesantren Lirboyo di Tengah Ketegangan Internal

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, atau Gus Yahya, dijadwalkan menghadiri Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur hari ini, Kamis (27/11). Dalam pertemuan ini, ia diharapkan membahas isu islah internal di tengah ketegangan yang melanda organisasi.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos

Gus Yahya mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar, terhambat karena belum adanya tanggapan atas permintaan audiensinya. Situasi tersebut semakin rumit setelah surat edaran yang meminta dirinya mundur sebagai Ketum PBNU.

Ketegangan Internal di PBNU

Konflik dalam tubuh Nahdlatul Ulama semakin memanas setelah rapat Syuriyah pada 20 November 2025. Rapat tersebut menghasilkan surat edaran yang meminta Gus Yahya untuk mundur dalam waktu tiga hari setelah keputusan itu diterima.

Gus Yahya mengungkapkan keprihatinannya terhadap keputusan tersebut yang diambil tanpa memberi kesempatan untuk klarifikasi. Ia mengatakan, "Saya dilarang memberikan klarifikasi. Itu yang paling saya sesalkan," menyoroti kurangnya komunikasi dalam proses pengambilan keputusan.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Respons Gus Yahya terhadap Surat Edaran

Surat edaran yang berisi pernyataan bahwa Yahya tidak lagi berstatus sebagai Ketua Umum dianggapnya tidak sah. Gus Yahya menegaskan, "Saya masih tetap dalam jabatan saya sebagai Ketua Umum berdasarkan konstitusi organisasi dan juga berdasarkan pengakuan dari seluruh jajaran pengurus NU di semua tingkatan di seluruh Indonesia."

Ia merasa keputusan yang diambil tanpa keabsahan jelas menunjukkan adanya perpecahan di dalam organisasi, dan surat tersebut ditandatangani oleh Wakil Rais Aam PBNU dan Katib tanpa konsultasi yang memadai.

Langkah Selanjutnya dan Upaya Mediasi

Gus Yahya menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan masalah yang ada dan telah mencoba menghubungi Miftachul Akhyar untuk menjadwalkan pertemuan guna membahas solusi. Meskipun begitu, belum ada respons yang memuaskan dari pihak terkait.

Ia mengindikasikan akan mengirim pesan untuk meminta audiensi lebih lanjut dan menegaskan pentingnya stabilitas dalam organisasi yang telah berdiri selama lebih dari satu abad ini dengan pernyataan, "Mungkin pada satu titik saya akan kirim pesan lagi untuk minta menghadap ya."

Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ketua Umum PBNU Hadiri Pesantren Lirboyo di Tengah Ketegangan Internal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!