Nilai Penting Permainan Tradisional Gundu dan Kelereng bagi Generasi 90-an
Permainan tradisional seperti gundu dan kelereng telah menjadi bagian penting dari masa kecil generasi 90-an di Indonesia.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Praktik bermain ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membentuk karakter dan nilai kompetitif di kalangan anak-anak pada masa itu.
Gundu dan kelereng adalah permainan tradisional yang populer di kalangan anak-anak pada dekade 90-an.
Permainan ini biasanya dimainkan di halaman sekolah, pinggir jalan, dan tempat terbuka lainnya, menciptakan suasana persaingan yang penuh keceriaan.
Keduanya memiliki aturan sederhana yang dapat dipahami dengan mudah oleh anak-anak.
Permainan ini melibatkan strategi, ketepatan, dan kadangkala teknik yang dikembangkan melalui pengalaman bermain.
Gundu dan kelereng juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran keterampilan sosial.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang
Dalam permainan ini, anak-anak belajar tentang kerjasama, saling menghargai lawan main, serta mengelola emosi saat menghadapi kekalahan.
Konsep kompetisi yang terdapat dalam permainan ini membantu anak-anak memahami pentingnya menghadapi tantangan dengan sikap positif.
Hal ini berimbas pada pembentukan karakter yang lebih tahan banting dan mampu melawan tekanan dalam situasi sosial di kehidupan sehari-hari.
Di era digital saat ini, banyak anak-anak yang lebih memilih bermain permainan video dan gadget.
Ini seringkali menurunkan tingkat interaksi fisik di antara mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: