Keputusan Mengejutkan Robert Kiyosaki Jual Bitcoin di Tengah Penurunan Pasar
Robert Kiyosaki, penulis buku laris "Rich Dad, Poor Dad", baru saja membuat keputusan mengejutkan dengan menjual sebagian aset Bitcoin ketika pasar kripto mengalami penurunan. Dari penjualannya, Kiyosaki memperoleh 2,25 juta dollar AS yang dialokasikan untuk investasi di bisnis tradisional.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta
Langkah ini dilakukan di tengah penurunan signifikan harga Bitcoin yang terjadi sepanjang November 2025, menimbulkan ketidakpastian di kalangan investor. Kiyosaki menekankan pentingnya arus kas dalam strategi investasinya yang akan datang.
Harga Bitcoin (BTC) pada November 2025 mengalami penurunan yang signifikan, menciptakan kebingungan dan ketidakpastian di kalangan pelaku pasar. Kiyosaki memilih untuk menjual Bitcoin dengan harga sekitar 90.000 dollar AS per BTC, sebagai langkah strategis dalam portofolio investasinya.
Bitcoin yang dijualnya merupakan aset yang dibeli beberapa tahun lalu saat harga masih di kisaran 6.000 dollar AS per BTC, menandakan adanya keuntungan yang besar dari investasi awalnya. Keputusan ini menggambarkan pendekatan Kiyosaki dalam menjaga keseimbangan risiko di tengah fluktuasi pasar.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
Hasil dari penjualan Bitcoin tersebut dialokasikan untuk membeli dua pusat bedah dan bisnis billboard. Kiyosaki percaya bahwa investasi ini bisa memberikan arus kas bebas pajak yang stabil sekitar 27.500 dollar AS per bulan mulai Februari 2026.
Dalam sebuah pernyataan, ia tetap optimis terhadap potensi Bitcoin dengan mengatakan, "Saya tetap bullish dan optimistis terhadap Bitcoin dan akan mulai membeli lagi menggunakan arus kas positif saya." Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun menjual aset, Kiyosaki masih percaya pada potensi jangka panjang dari kripto.
Kiyosaki tetap optimis meskipun keputusan menjual asetnya, dengan prediksi bahwa harga Bitcoin akan mencapai 250.000 dollar AS pada tahun 2026. Prediksi ini tidak sendiri, karena trader veteran Peter Brandt juga memperkirakan bahwa Bitcoin bisa mencapai 200.000 dollar AS pada kuartal ketiga 2029.
Menghadapi ketidakpastian ekonomi global, Kiyosaki mengingatkan para investor agar lebih berhati-hati. Ia menyatakan, "Tolong berhati-hati. Ekonomi dunia sedang dalam menghadapi masa sulit," menunjukkan kepedulian terhadap risiko yang ada di pasar.
Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: