Kontroversi Unggahan FIFA Tanpa Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
FIFA baru-baru ini menghapus sebuah unggahan yang menampilkan poster 42 negara yang lolos ke Piala Dunia 2026, di mana Cristiano Ronaldo tidak muncul dalam gambar. Momen ini menuai perhatian publik, terutama dari para penggemar Ronaldo yang mempertanyakan alasan di balik penghapusannya.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Unggahan tersebut menggambarkan Bruno Fernandes sebagai perwakilan Portugal, bukan Ronaldo, dan menyebabkan reaksi yang kuat di media sosial. Banyak yang menilai keputusan ini sebagai pengecualian yang tidak seharusnya terjadi bagi seorang pemain legendaris.
Sekitar dua hari lalu, FIFA memposting foto yang menampilkan para pemain dari 42 negara yang lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, gambar yang disertakan untuk perwakilan Portugal adalah Bruno Fernandes, yang mengundang banyak pertanyaan dari penggemar mengenai kehadiran Ronaldo.
Unggahan ini menarik kritik dari para netizen yang menganggap ketidakhadiran Ronaldo sebagai sebuah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Mengingat prestasi dan status Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, hal ini dianggap tidak pantas oleh sebagian besar penggemar.
Selain itu, caption yang menyertakan tulisan '42/48 team, 1 dream' dianggap sebagai sindiran terhadap Ronaldo, menambah spekulasi di kalangan fans dan pengamat untuk memahami maksud dibalik keputusan tersebut.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
Reaksi dari para penggemar sangat kuat, dengan banyak yang mengungkapkan kekecewaan mereka melalui berbagai platform sosial. Mereka mempertanyakan keputusan FIFA yang tampaknya tidak menghargai kontribusi Ronaldo dalam dunia sepak bola.
Para pengamat sepak bola juga memberikan pandangan mengenai kejadian ini, menyebutkan bahwa hal ini menunjukkan bagaimana organisasi besar seperti FIFA memperlakukan pemain bintang dan bagaimana persepsi publik terhadap mereka dapat mempengaruhi keputusan yang diambil.
Walaupun FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penghapusan unggahan tersebut, kontroversi ini menjadi bahan pembicaraan hangat di kalangan penggemar dan pengamat olahraga.
Cristiano Ronaldo sendiri sebelumnya menyatakan bahwa ia memiliki rencana untuk menikmati Piala Dunia 2026, dan menegaskan bahwa gelar juara bukanlah satu-satunya ukuran bagi seorang pemain dalam sejarah sepak bola. Dalam sebuah wawancara, ia menegaskan, 'Jika Anda bertanya kepadaku, Cristiano, apakah memenangkan Piala Dunia adalah sebuah mimpi? Tidak, itu bukan mimpi.'
Dalam wawancara yang sama, Ronaldo menambahkan, 'Mendefinisikan apa? Mendefinisikan apakah aku salah satu yang terbaik dalam sejarah, memenangkan satu turnamen [yang hanya terdiri dari] enam pertandingan, tujuh pertandingan. Menurut Anda itu adil?'.
Pernyataannya menunjukkan pandangan lebih luas tentang turnamen tersebut dan mengekspresikan bahwa nilai seorang pemain tidak hanya diukur melalui gelar, yang saat ini sedang menjadi bahan diskusi hangat di kalangan fans.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: