BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 10 NOVEMBER 2025 • 22:17 WIB

Keringat Berlebih: Kenali Penyebab dan Tanda Serius yang Perlu Diwaspadai

Keringat Berlebih: Kenali Penyebab dan Tanda Serius yang Perlu DiwaspadaiKeringat Berlebih: Kenali Penyebab dan Tanda Serius yang Perlu Diwaspadai

Keringat berlebih sering kali jadi momok bagi banyak orang, tetapi bisa juga menjadi sinyal dari masalah kesehatan. Penting untuk memahami kapan keringat berlebih itu normal dan kapan sudah saatnya untuk khawatir.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Keringat merupakan reaksi alami tubuh terhadap panas dan stres, tetapi tantangan bagi sebagian orang muncul ketika keringat tersebut tidak dapat dijelaskan. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang penyebab keringat berlebih dan kapan perlu melakukan konsultasi medis.

Memahami Keringat Berlebih

Keringat adalah cara tubuh kita untuk mendinginkan diri. Saat berolahraga, suhu tubuh meningkat dan keringat keluar untuk menjaga suhu tetap stabil.

Proses ini biasanya normal, tetapi jika keringat muncul tanpa alasan yang jelas, itu bisa menjadi sinyal adanya masalah. Istilah medis untuk keringat berlebih ini adalah hiperhidrosis.

Beberapa faktor bisa memicu keringat berlebih, seperti aktivitas fisik yang berat, cuaca panas, atau situasi emosional yang menyebabkan stres. Namun, ambang toleransi setiap orang terhadap keringat berbeda-beda.

Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi

Penyebab Medis di Balik Keringat Berlebih

Kebanyakan orang mengalami keringat berlebih tanpa mengalami masalah serius. Namun, dalam beberapa kasus, hal ini bisa menjadi tanda adanya kondisi medis yang lebih serius.

Contohnya, penyakit tiroid yang aktif berlebihan dapat meningkatkan kadar keringat. Ini sering disebut sebagai 'hiperhidrosis sekunder', yang dipicu oleh kondisi medis seperti diabetes dan infeksi.

Penting untuk dicatat bahwa beberapa obat, seperti antidepresan, juga dapat memicu efek samping berupa keringat berlebih. Jika keringat muncul setelah mengonsumsi obat baru, sebaiknya diskusikan dengan dokter.

Kapan Harus Khawatir?

Banyak yang mengalami keringat berlebih mungkin tidak perlu khawatir. Namun, jika disertai gejala lain seperti penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, kelelahan, atau nyeri dada, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis.

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan pencitraan untuk menentukan penyebab pastinya. Oleh karena itu, penting untuk mencatat pola keringat serta kondisi yang menyertainya.

Pencegahan dan penanganan keringat berlebih menjadi penting jika hal ini mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Terdapat berbagai pilihan perawatan, termasuk terapi topikal, terapi, atau bahkan tindakan medis untuk kasus yang lebih serius.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Keringat Berlebih: Kenali Penyebab dan Tanda Serius yang Perlu Diwaspadai

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!