BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 10 NOVEMBER 2025 • 19:57 WIB

Delapan Perusahaan AMDK Ungkap Sumber Air di Rapat Kerja Bersama DPR

Delapan Perusahaan AMDK Ungkap Sumber Air di Rapat Kerja Bersama DPRDelapan Perusahaan AMDK Ungkap Sumber Air di Rapat Kerja Bersama DPR

Sebanyak delapan perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) terbesar di Indonesia, termasuk Aqua, telah mengungkapkan asal sumber air yang mereka gunakan dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI pada Senin (10/11/2025).

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Pengungkapan ini menimbulkan pertanyaan mengenai apakah semua perusahaan tersebut menggunakan sumber mata air pegunungan atau tidak.

Detail Sumber Air Perusahaan AMDK

Dari delapan perusahaan yang hadir dalam rapat tersebut, empat di antaranya mengaku mengambil air minum dari mata air pegunungan, sementara yang lainnya mengandalkan sumur bor atau air tanah.

Perusahaan yang menyatakan menggunakan mata air pegunungan di antaranya adalah PT Panfila Indosari (RON 88), PT Muawanah Al Ma'soem (Al Masoem), PT Super Wahana Techno (Pristine), dan PT Tirta Investama (Aqua).

PT Panfila Indosari menjelaskan bahwa sumber air mereka berasal dari mata air Pegunungan Mandalawangi yang terletak di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung dan menegaskan tidak menggunakan pengeboran.

Di sisi lain, PT Muawanah Al Ma'soem mengungkapkan bahwa mereka mengambil air dari mata air Gunung Manglayang yang berjarak 6 km dari pabrik di Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Konfirmasi Sumber dari Produsen Lain

Rapat tersebut juga dihadiri oleh PT Super Wahana Techno yang mengonfirmasi bahwa mereka menggunakan mata air dari Gunung Pangrango yang terletak di Kabupaten Bogor.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR

Direktur PT Super Wahana Techno, Edwin, menegaskan bahwa seluruh pasokan air mereka berasal dari sumber tersebut.

Di sisi lainnya, PT Tirta Fresindo Jaya (Le Minerale) dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menyatakan bahwa mereka menggunakan sumur bor untuk memperoleh pasokan air.

PT Jaya Lestari Sejahtera (Le Yasmin) juga mengonfirmasi bahwa mereka mengambil air dari sumur bor di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, dengan kedalaman sumur sekitar 100-120 meter.

Ikhtisar Sumber Air Perusahaan

Pengungkapan ini memberikan transparansi mengenai sumber air yang digunakan oleh para produsen AMDK di Indonesia.

Berikut adalah rincian sumber air dari kedelapan perusahaan air minum terbesar: PT Panfila Indosari (RON 88) mengambil dari mata air Pegunungan Mandalawangi, PT Muawanah Al Ma'soem (Al Masoem) dari Gunung Manglayang, PT Super Wahana Techno (Pristine) dari Gunung Pangrango, dan PT Tirta Investama (Aqua) dari sejumlah gunung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Delapan Perusahaan AMDK Ungkap Sumber Air di Rapat Kerja Bersama DPR

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!