Janice Tjen Masuk Nominasi WTA Award 2025, Prestasi Menggembirakan dari Petenis Muda Indonesia
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, baru saja diumumkan sebagai salah satu nominasi dalam WTA Award 2025, sebuah penghargaan bergengsi di dunia tenis.
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer
Di usia 23 tahun, Janice telah mencetak prestasi luar biasa, melesat ke peringkat 53 dunia setelah melalui perjalanan karir yang mengesankan tahun ini.
Perjalanan karir Janice Tjen di tahun 2025 sangat mengesankan, dimulai dari peringkat ke-578 pada awal tahun dan berhasil meloncat ke peringkat 53.
Kemenangannya di Chennai Open 2025 menjadi titik balik yang signifikan, menetapkan posisinya sebagai salah satu petenis muda berbakat di kancah internasional.
Di tahun sebelumnya, Janice mengakhiri musim 2024 di peringkat 521, bahkan sempat tidak memiliki peringkat pada Juni 2024, yang menandai perkembangan luar biasa selama setahun.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Sepanjang tahun ini, Janice berhasil meraih total empat gelar, yang mencakup kemenangan di nomor tunggal dan ganda di Chennai Open, serta di Jinan Open dan Suzhou Open.
Kolaborasinya dengan Aldila Sutjiadi di nomor ganda menjadi momen bersejarah, mengakhiri puasa gelar Indonesia di ajang tersebut.
Statistik mencatat bahwa Janice memiliki 72 kemenangan dan hanya 12 kekalahan, termasuk 27 kemenangan beruntun, yang menegaskan konsistensinya di level tinggi.
Nama Janice Tjen kini berbaris sejajar dengan petenis-petenis dunia terkemuka seperti Iga Swiatek, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff, menambah prestise atas penghargaan yang diperolehnya.
Dukungan penggemar Indonesia sangat diharapkan, khususnya dalam kategori pilihan penggemar yang memungkinkan mereka untuk memberikan suara melalui laman resmi WTA Tennis.
Penggemar dapat mendaftar menggunakan alamat email untuk mendukung nominasi favorit mereka dalam penghargaan ini.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: