BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 11:58 WIB

BMKG Ungkap Tiga Zona Megathrust Berpotensi Gempa Besar di Indonesia

BMKG Ungkap Tiga Zona Megathrust Berpotensi Gempa Besar di IndonesiaBMKG Ungkap Tiga Zona Megathrust Berpotensi Gempa Besar di Indonesia

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, telah mengungkapkan bahwa terdapat tiga zona megathrust di Indonesia yang berpotensi menimbulkan gempa besar. Ketiga zona ini terletak di Mentawai, Selat Sunda, dan Sumba, dan belum mengalami aktivitas seismik besar selama ratusan tahun.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Komitmen Terhadap Transparansi Anggaran

Pernyataan ini disampaikan dalam rapat bersama Timwas Penanganan Bencana DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Teuku menekankan pentingnya kewaspadaan terkait potensi gempa akibat akumulasi energi tektonik di wilayah-wilayah tersebut.

Pentingnya Memahami Potensi Gempa

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan risiko bencana alam tertinggi di dunia. Hal ini disebabkan oleh kondisi geografi yang kompleks, di mana Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng aktif utama dunia: lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.

Teuku Faisal Fathani merinci bahwa 'Wilayah Indonesia terdapat 13 segmen megathrust, dan diyakini bahwa megathrust pada nomor 4 di daerah Mentawai, nomor 7 di daerah Selat Sunda, dan nomor 10 di Sumba adalah zona sumber gempa aktif yang belum terjadi gempa besar dalam rentang waktu selama puluhan hingga ratusan tahun.'

Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Akumulasi Energi Tektonik

Kondisi seismik yang tenang selama ratusan tahun tidak menutup kemungkinan terjadinya gempa besar di masa mendatang. Teuku menegaskan, 'Diduga kuat saat ini sedang terjadi proses akumulasi energi tektonik yang dapat merilis gempa besar sewaktu-waktu tanpa dapat diprediksi.'

Pemahaman mengenai dinamika geologi di wilayah ini sangat vital, mengingat aktivitas tektonik dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana.

Kebijakan dan Penanganan Bencana

Dalam rapat tersebut, para menteri yang hadir juga diingatkan mengenai pentingnya penanganan bencana alam, mengingat potensi ancaman yang terus ada. BMKG terus melakukan monitoring dan penelitian untuk memberikan informasi yang akurat mengenai kondisi geologis.

Teuku menyatakan, 'Indonesia adalah negara yang rawan bencana karena kondisi geografis, geologis, dan klimatologis yang sangat kompleks.' Hal ini menuntut upaya maksimal dalam mitigasi bencana dan penanganan krisis.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

BMKG Ungkap Tiga Zona Megathrust Berpotensi Gempa Besar di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!