Kehancuran Jalur Gaza Capai 81% Akibat Serangan Berkelanjutan
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa kerusakan yang terjadi di Jalur Gaza akibat serangan Israel telah mencapai 81 persen sejak Oktober 2023.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Informasi tersebut disampaikan oleh juru bicara PBB, Farhan Haq, berdasarkan laporan dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).
Analisis terbaru dari pusat satelit PBB menunjukkan bahwa sekitar 81 persen bangunan di Jalur Gaza mengalami kerusakan berat.
Farhan Haq menyatakan, Gaza Utara mencatat kenaikan kerusakan signifikan sejak Juli 2025, dengan hampir 5.700 bangunan terdampak langsung akibat serangan.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan
Lebih dari 123.000 bangunan di Jalur Gaza telah teridentifikasi hancur, sedangkan sekitar 50.000 bangunan lainnya mengalami kerusakan parah atau sedang.
Selain itu, ada sekitar 24.000 bangunan yang kemungkinan juga mengalami kerusakan, menunjukkan dampak konflik yang meluas.
Farhan Haq menyatakan bahwa respons bantuan yang sedang berlangsung memberikan dampak positif bagi masyarakat di seluruh wilayah Jalur Gaza.
Namun, ia menegaskan bahwa masih banyak yang perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus menderita akibat konflik, di mana hingga saat ini lebih dari 68.000 warga Palestina dilaporkan tewas dan jutaan lainnya terpaksa mengungsi.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: