JD Vance Berbagi Cerita Spiritual dan Keluarga di Turning Point USA
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance baru-baru ini mengungkapkan pandangannya mengenai kehidupan pribadi dan religiusitas keluarganya dalam sebuah acara di Universitas Mississippi.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Vance, seorang penganut Katolik, berbicara tentang harapannya agar istrinya, Usha, yang beragama Hindu, dapat bergabung dalam keyakinan Katolik yang dianutnya.
JD Vance menjelaskan perbedaan keyakinan dalam keluarganya dengan menyatakan bahwa Usha berasal dari latar belakang Hindu, meskipun tidak tumbuh dalam lingkungan religius.
Dalam kesempatan tersebut, Vance dengan jujur mengatakan, "Istri saya tidak tumbuh sebagai seorang Kristen. Ia berasal dari keluarga Hindu, tetapi bukan keluarga yang religius."
Ia mengekspresikan harapannya agar Usha dapat menganut agamanya, "Saya pernah mengatakan kepadanya, dan saya katakan juga di depan semua orang di sini: apakah saya berharap suatu hari ia pindah ke gereja yang sama denganku? Ya, sejujurnya saya berharap hal itu karena aku yakin dengan kepercayaanku."
Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan
JD Vance baru menjadi penganut Katolik pada tahun 2019, setelah sebelumnya menjalani perjalanan spiritual yang kompleks, termasuk ketika berkenalan dengan Usha di Yale Law School.
Sejak menikah pada 2014, mereka melaksanakan dua upacara keagamaan, Kristen dan Hindu, yang mencerminkan penyatuan lintas iman.
Saat ini, pasangan ini telah memiliki tiga anak yang dibesarkan dalam tradisi Kristen. Vance menambahkan, "Dua anak tertua kami bersekolah di sekolah Kristen. Putra kami yang berusia delapan tahun telah menerima Komuni Pertama tahun lalu."
Meskipun Vance aktif mengajak Usha ke gereja, ia mengungkapkan bahwa Usha tetap memiliki hubungan baik dengan komunitas Kristen, termasuk dengan pastor yang membaptis Vance.
Vance mengatakan, "Usha bahkan lebih dekat dengan pastor yang membaptis saya dibandingkan saya sendiri. Mereka sering berdiskusi soal hal ini."
Ia menekankan pentingnya perjalanan iman dalam keluarga sebagai sesuatu yang personal dan mengandalkan rencana Tuhan, "Saya percaya, urusan iman adalah perjalanan keluarga. Kita percayakan semua pada rencana Tuhan."
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: