Penemuan Kerangka Manusia Hangus di Jakarta: Apa yang Terjadi?
Polres Metro Jakarta Pusat saat ini menyelidiki penemuan dua kerangka manusia dalam kondisi hangus terbakar di Kantor Administrasi Gedung ACC, Kwitang, Jakarta Pusat. Penemuan ini terjadi saat tim teknis melakukan pemeriksaan gedung yang terbakar pasca-demonstrasi akhir Agustus lalu.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Kerangka-kerangka tersebut ditemukan pada Kamis, 30 Oktober 2023, saat pemeriksaan untuk renovasi gedung. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyatakan bahwa kasus ini akan ditindaklanjuti secara serius.
Pada 30 Oktober 2023, tim teknis menemukan dua kerangka manusia saat melakukan pemeriksaan gedung. Setelah penemuan ini, pihak kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Hasil olah TKP menunjukkan bahwa kerangka ditemukan tertimbun di plafon gedung yang hangus terbakar. Hal ini menambah kompleksitas dalam mengusut kasus ini, terutama terkait asal muasal kerangka.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis
Kerangka yang ditemukan telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk pengambilan sampel DNA. Polisi masih menunggu hasil dari tim Kedokteran Forensik untuk menentukan apakah kerangka berkaitan dengan Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid, dua orang yang hilang pascademo.
Keluarga dari Reno dan Farhan sudah diminta untuk menjalani tes DNA. Kombes Pol Susatyo menegaskan, "Kami masih dalam tahap penyelidikan dan belum bisa menyimpulkan hubungan kerangka dengan kedua orang yang hilang."
Koalisi sipil, termasuk Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), berharap supaya kepolisian melakukan langkah-langkah menyeluruh dalam menangani kasus ini. Jane Rosalina, Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil observasi dan uji forensik.
Jane menambahkan, "Saat ini kepolisian sedang melakukan tahap observasi dan uji forensik DNA dari tulang belulang tersebut." Keterkaitan penemuan kerangka dengan hilangnya kedua individu ini masih menjadi tanda tanya hingga hasil forensik dirilis.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: