BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 03 NOVEMBER 2025 • 14:05 WIB

Diskon Transportasi dan Bantuan Ekonomi Menyambut Libur Nataru 2025-2026

Diskon Transportasi dan Bantuan Ekonomi Menyambut Libur Nataru 2025-2026Diskon Transportasi dan Bantuan Ekonomi Menyambut Libur Nataru 2025-2026

Pemerintah Indonesia telah menyiapkan anggaran sebesar Rp180 miliar untuk memberikan diskon tarif angkutan umum dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Inisiatif ini merupakan bagian dari program stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di akhir tahun.

Rincian Diskon Transportasi Selama Nataru

Diskon yang diberikan mencakup potongan harga untuk tiket kereta api dari PT KAI sebesar 30 persen.

Sementara itu, diskon angkutan laut dari PT Pelni mencapai 20 persen dari tarif dasar, dan untuk angkutan penyeberangan PT ASDP, diberikan potongan 100 persen pada jasa pelabuhan.

Purbaya menambahkan bahwa diskon tiket pesawat juga akan diumumkan lebih lanjut untuk mendukung mobilitas masyarakat selama liburan.

Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan

Bantuan Langsung Tunai Sejahtera

Selain diskon transportasi, pemerintah mempercepat penyaluran bantuan langsung tunai sejahtera (BLTS) kepada 35,05 juta keluarga penerima manfaat.

BLTS yang diberikan berkisar Rp900 ribu untuk tiga bulan dengan total alokasi sebesar Rp31,5 triliun, dan saat ini, Rp18 triliun dari total alokasi tersebut telah dicairkan.

Purbaya menegaskan bahwa percepatan ini penting untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat secepatnya, terutama menjelang libur akhir tahun.

Program Magang untuk Lulusan Perguruan Tinggi

Pemerintah juga mengalokasikan Rp1,37 triliun untuk program magang bagi lulusan perguruan tinggi, dengan target awal 20.000 peserta fresh graduate.

Setiap peserta akan mendapatkan uang saku senilai rata-rata Rp3,8 juta per bulan, dengan durasi program yang bervariasi antara 2,5 bulan pada 2025 dan 3,5 bulan pada 2026.

Upaya ini, menurut Purbaya, bertujuan untuk mempersiapkan lulusan agar siap memasuki pasar kerja dan meningkatkan daya saing mereka di era yang semakin kompetitif.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Diskon Transportasi dan Bantuan Ekonomi Menyambut Libur Nataru 2025-2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!