BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 20:22 WIB

Uji Coba Rudal Korea Utara Terjadi Menjelang Kunjungan Trump

Uji Coba Rudal Korea Utara Terjadi Menjelang Kunjungan TrumpUji Coba Rudal Korea Utara Terjadi Menjelang Kunjungan Trump

Korea Utara baru saja meluncurkan uji coba rudal jelajah strategis di Laut Kuning, menurut laporan resmi dari kantor berita KCNA pada Rabu waktu setempat. Peluncuran ini terjadi bersamaan dengan persiapan kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke Korea Selatan untuk pertemuan APEC di akhir pekan ini.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika

Uji coba ini dilaksanakan dengan sistem baru yang ditingkatkan untuk peluncuran dari kapal, dengan waktu terbang lebih dari 7.800 detik. Sementara KCNA melaporkan peluncuran tersebut, rincian mengenai jarak tempuh rudal belum diungkapkan.

Detail Uji Coba Rudal

Peluncuran rudal dilakukan dengan sistem yang ditingkatkan dari posisi kapal, berlangsung secara vertikal. Target yang telah ditetapkan berhasil dihancurkan dalam waktu terbang lebih dari 7.800 detik.

Meskipun KCNA melaporkan keberhasilan peluncuran, mereka tidak memberikan informasi lebih lanjut terkait jarak tempuh rudal atau detil teknis lainnya. Ketidakhadiran pemimpin Kim Jong-un dalam pengawasan uji coba ini menimbulkan tanda tanya di kalangan analis.

Media lokal seperti harian Rodong Sinmun pun tidak memberikan liputan mengenai peluncuran yang sensitif ini, menunjukkan mungkin ada aspek yang ingin ditutupi.

Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Reaksi terhadap Peluncuran

Sumber dari kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa peluncuran ini merupakan respons terhadap pernyataan Trump yang menyatakan hasratnya untuk bertemu Kim Jong-un. Hal ini menunjukkan bagaimana dinamika politik semakin memengaruhi keputusan strategis di kawasan.

Pak Jong-chon, wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai Pekerja Korea, menyatakan bahwa keberhasilan peluncuran merupakan upaya untuk menempatkan kekuatan nuklir Korut pada 'dasar praktis'.

Ia menegaskan, 'Misi kita adalah memperkuat postur tempur nuklir secara berkelanjutan,' menggarisbawahi pentingnya pengujian sarana ofensif strategis yang dimiliki Korea Utara.

Peningkatan Kapasitas Militer

Selama peninjauan terhadap peluncuran, Pak Jong-chon juga mengawasi latihan awak untuk dua kapal perusak baru yang berbobot 5.000 ton, yaitu Choe Hyon dan Kang Kon. Ini adalah bagian dari strategi lebih besar untuk memperkuat kekuatan militer Korea Utara.

Sistem persenjataan yang terintegrasi dengan kapal perusak ini menjadi elemen sentral dalam upaya Korut untuk meningkatkan kemampuan militernya menghadapi tantangan global.

Aktivitas militer yang meningkat, termasuk uji coba rudal, mencerminkan ketidakpastian yang semakin meningkat di kawasan, terutama dengan adanya faktor eksternal seperti kunjungan pemimpin asing yang bisa memicu ketegangan lebih lanjut.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Uji Coba Rudal Korea Utara Terjadi Menjelang Kunjungan Trump

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!