BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 16:21 WIB

Panduan Frekuensi Lari untuk Kesehatan Optimal

Panduan Frekuensi Lari untuk Kesehatan OptimalPanduan Frekuensi Lari untuk Kesehatan Optimal

Lari merupakan salah satu bentuk olahraga yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, tetapi frekuensi ideal dalam melakukan aktivitas ini masih menjadi pertanyaan banyak orang.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Dokter spesialis kesehatan olahraga memberikan panduan yang jelas mengenai berapa kali sebaiknya seseorang berlari dalam seminggu untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal.

Manfaat Lari untuk Kesehatan

Lari dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Aktivitas ini dapat meningkatkan kebugaran kardiovaskular, membantu menurunkan berat badan, serta mengurangi risiko penyakit kronis.

Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan, individu yang rutin berlari setidaknya 30 menit beberapa kali dalam seminggu menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesehatan jantung.

Selain itu, lari juga telah terbukti meningkatkan mood dan mengurangi gejala depresi. Hal ini menjadikan lari sebagai salah satu pilihan olahraga yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis

Frekuensi Ideal dalam Seminggu

Berdasarkan rekomendasi dari dokter spesialis, lari sebaiknya dilakukan 3 hingga 5 kali dalam seminggu. Frekuensi ini diharapkan mampu memberikan manfaat maksimal tanpa meningkatkan risiko cedera.

Penting untuk dicatat bahwa durasi dan intensitas lari juga harus disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing individu. Beberapa orang mungkin perlu memulai dengan durasi yang lebih singkat dan secara bertahap meningkatkannya seiring waktu.

Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap individu dapat menjalankan rutinitas lari dengan aman dan efektif.

Pertimbangan Sebelum Berlari

Sebelum memulai rutinitas lari, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. Kendala seperti usia, riwayat kesehatan, dan jenis kebugaran individu harus diperhatikan agar tidak terjadi cedera.

Dokter mengingatkan agar pelari pemula melakukan pemanasan yang cukup sebelum lari. Selain itu, mereka disarankan untuk menggunakan sepatu yang sesuai agar mendukung gerakan dengan baik.

Memperhatikan hal-hal tersebut dapat membantu meminimalkan risiko cedera dan memastikan bahwa aktivitas fisik ini memberikan manfaat yang maksimal.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Panduan Frekuensi Lari untuk Kesehatan Optimal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!