BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 27 OKTOBER 2025 • 15:03 WIB

Mengenal Rabies: Penyakit Berbahaya yang Harus Diketahui

Mengenal Rabies: Penyakit Berbahaya yang Harus DiketahuiMengenal Rabies: Penyakit Berbahaya yang Harus Diketahui

Rabies, atau penyakit anjing gila, adalah infeksi yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat.

Baca juga: Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online: Komnas HAM temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Penyakit ini disebabkan oleh virus rabies yang dapat menyebar melalui gigitan hewan yang terinfeksi, dan penting bagi semua orang untuk memahami cara pencegahan serta penanganannya.

Apa Itu Rabies?

Rabies adalah infeksi virus yang menyerang sistem saraf dan bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Virus ini biasanya ditularkan melalui air liur hewan yang terinfeksi melalui gigitan.

Setelah terpapar, gejala awal mungkin tidak langsung muncul, sering kali dalam jangka waktu 1 hingga 3 bulan. Gejala awal biasanya mirip dengan flu, seperti demam, sakit kepala, dan kelelahan.

Setelah periode inkubasi, infeksi dapat berkembang menjadi gejala yang lebih serius, termasuk kebingungan, kelumpuhan, atau kegagalan pernapasan. Tanpa perawatan, rabies dapat berujung pada kematian.

Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing

Bagaimana Rabies Menyebar?

Rabies menyebar melalui gigitan hewan yang terinfeksi, di mana hewan peliharaan seperti anjing dan kucing adalah sumber penularan umum. Ketika hewan tersebut menggigit, virus dapat masuk ke dalam tubuh orang yang terkena.

Hewan liar seperti kelelawar, rubah, dan rakun juga dapat menjadi pembawa virus. Mereka sering kali bisa membawa rabies tanpa menunjukkan gejala, sehingga menimbulkan risiko lebih tinggi bagi manusia.

Rabies tidak hanya dapat ditularkan melalui gigitan, tetapi juga melalui goresan yang terkontaminasi dengan air liur hewan yang terinfeksi. Ini menyoroti pentingnya hati-hati dalam berinteraksi dengan hewan.

Pencegahan dan Penanganan Rabies

Pencegahan rabies dapat dilakukan melalui vaksinasi untuk hewan peliharaan dan edukasi kepada pemilik hewan mengenai risiko dan tanda-tanda infeksi. Menghindari kontak dengan hewan liar juga sangat penting.

Jika seseorang digigit oleh hewan yang mencurigakan, tindakan pertama adalah mencuci luka dengan sabun dan air segera setelah kejadian. Konsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan vaksin rabies adalah langkah krusial.

Vaksinasi paska-paparan (PEP) harus diberikan sedini mungkin untuk mencegah perkembangan rabies. Proses ini melibatkan serangkaian suntikan vaksin yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengenal Rabies: Penyakit Berbahaya yang Harus Diketahui

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!