BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 11:06 WIB

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke GazaPengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza

Indonesia akan mengirimkan 4.000 pasukan penjaga perdamaian ke Jalur Gaza, berkolaborasi dengan Mesir, Turki, dan Azerbaijan.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Keputusan ini bertujuan untuk menstabilkan situasi di Gaza sebagai respon terhadap proposal damai yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat.

Pengerahan Pasukan Penjaga Perdamaian

Indonesia berencana mengerahkan pasukan sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilisation Force/ISF) yang dipimpin oleh Mesir. Pengiriman ini dipastikan akan dilakukan setelah mendapatkan mandat resmi dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Keberadaan pasukan ISF bertujuan untuk menstabilkan Gaza, menyusul proposal damai dari Presiden Amerika Serikat. Sumber yang terlibat dalam proses ini menyatakan bahwa kerjasama dengan AS sedang dilakukan untuk memperoleh dukungan dari PBB.

Meskipun rencana pengiriman pasukan telah dibahas, hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai draf resolusi yang diajukan ke DK PBB. Namun, informasi menunjukkan bahwa pengerahan pasukan dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Peran Turki dan Azerbaijan

Turki dan Azerbaijan akan berkolaborasi dengan Indonesia dalam misi di Gaza, meskipun Turki menghadapi tantangan dari pemerintah Israel terkait kehadiran mereka. Penolakan Israel terhadap kehadiran Turki berkaitan dengan dukungan negara tersebut terhadap Hamas.

Keretakan dalam hubungan Turki dan Israel mencerminkan tantangan yang akan dihadapi pasukan multinasional dalam menjalankan misi mereka. Hal ini menunjukkan kompleksitas situasi politik yang harus diperhatikan selama pelaksanaan misi.

Latihan dan Persiapan

Warga Palestina yang terlibat dalam misi ini telah menjalani pelatihan intensif sejak Agustus lalu di Mesir dan Yordania. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka agar dapat memberikan intelijen yang akurat selama misi berlangsung.

Pasukan ISF akan fokus pada tugas penting, termasuk memantau pembangunan fasilitas kesehatan dan memperbaiki infrastruktur vital guna mendukung pemulihan Gaza.

Pernyataan Resmi Pemerintah Indonesia

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia untuk mengirim lebih dari 20 ribu pasukan dalam misi perdamaian di negara yang tengah berkonflik. Langkah ini menunjukkan pentingnya tindakan nyata dalam menjaga perdamaian di dunia.

Kementerian Luar Negeri juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dengan pengiriman pasukan jika diberikan mandat resmi oleh PBB. Mereka juga memantau dengan seksama perkembangan di Gaza dan mendukung upaya rekonstruksi pascaperang.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!