Capaian Pemerintahan Prabowo: Fokus pada Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan capaian penting dari pemerintahannya dalam satu tahun, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Desa Nelayan.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Pernyataan ini disampaikan dalam acara Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta, menekankan perhatian terhadap ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi.
Presiden Prabowo menyampaikan proyeksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai lima persen pada tahun 2025. Ia mencatat bahwa negara lain diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang lebih rendah.
Sektor mineral, termasuk nikel dan bauksit, dianggap sebagai pendorong utama pertumbuhan ini. Prabowo menekankan perlunya pengelolaan sumber daya alam secara efisien.
Ia juga mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 35,4 juta orang, lebih banyak daripada total populasi Singapura, yang menunjukkan keberhasilan program ini.
Program ini telah menciptakan 1,5 juta lapangan kerja dengan mendirikan 11.900 dapur yang memanfaatkan sumber daya lokal, memberikan dampak positif terhadap ekonomi.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan
Program Desa Nelayan menunjukkan hasil signifikan, di mana penghasilan para nelayan meningkat hingga 100 persen dari sebelumnya. Pembangunan fasilitas, seperti dermaga dan unit produksi es, menjadi kunci keberhasilan program ini.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing hasil tangkapan laut dan sampai saat ini sudah ada 65 desa yang menerapkan model desa ini. Target pembangunan adalah mencapai total 1.000 desa nelayan hingga akhir 2026.
Diperkirakan, 2 juta nelayan akan mendapatkan manfaat dari program ini, yang mencakup fasilitas sosial seperti klinik dan pendidikan.
Prabowo menegaskan komitmen untuk menghentikan praktik tambang ilegal yang menyebabkan kerugian besar bagi negara, dengan hilangnya sekitar 80 persen produksi timah.
Pemerintah telah melakukan operasi untuk menutup 1.000 tambang ilegal di Bangka Belitung, serta mengawasi aktivitas tersebut secara ketat.
Tindakan ini meliputi penggunaan kapal, pesawat, dan teknologi drone untuk memantau pergerakan wilayah tambang, guna mencegah penyelundupan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: