Ahmad Sahroni Kembali Tampil di Publik Pasca Kontroversi
Ahmad Sahroni, Bendahara Umum Partai NasDem, muncul kembali di hadapan publik setelah beberapa waktu menghilang akibat kericuhan yang terjadi pada akhir Agustus lalu.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Ia terlihat menghadiri acara Wisuda Universitas Borobudur pada 14 Oktober 2025, meraih gelar Doktor dalam bidang Ilmu Hukum.
Acara wisuda Universitas Borobudur baru-baru ini menjadi momen bersejarah bagi Ahmad Sahroni. Dalam acara tersebut, ia menerima gelar S-3 di bidang Ilmu Hukum, dengan disertasi yang menyoroti pemberantasan korupsi.
Pembawa acara menyatakan, "Dr. H. Ahmad Sahroni, S.E., M.I.Kom. Judul disertasi: pemberantasan korupsi melalui prinsip ultimum remidium: suatu strategi pengembalian kerugian keuangan negara."
Sahroni, dengan antusias, menyapa pimpinan universitas dan secara resmi mengambil ijazahnya. Ini menunjukkan bahwa ia siap untuk melanjutkan kontribusinya di bidang hukum.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal
Kemunculan kembali Sahroni bukanlah yang pertama setelah kericuhan di akhir bulan Agustus. Sebelumnya, ia juga hadir dalam Musyawarah Nasional Ikatan Motor Indonesia, di mana ia memberikan sambutan melalui rekaman video.
Insiden kericuhan yang melibatkan Sahroni terjadi ketika ia menjadi sasaran amukan massa. Ia menghadapi kecaman publik setelah menyebut desakan untuk membubarkan DPR sebagai ungkapan dari 'mental orang tolol'.
Pernyataan tersebut menuai kritik di media sosial, dengan banyak masyarakat menanggapinya secara negatif.
Selain mendapatkan kecaman, Sahroni juga menjadi korban dari insiden penjarahan yang menimpa kediamannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Insiden tersebut turut meningkatkan ketegangan publik terhadapnya.
Sebagai hasil dari polemik ini, Partai NasDem sempat menonaktifkan Sahroni dari jabatannya sebagai Anggota DPR RI. Hal ini menunjukkan dampak signifikan dari insiden yang melibatkan namanya.
Namun, dengan meraih gelar doktor, Sahroni menunjukkan bahwa ia berusaha untuk bertransformasi dan bangkit kembali di tengah berbagai tantangan yang dihadapinya.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: