BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 10:48 WIB

Penjelasan Pemerintah Terkait Kontaminasi Cs-137 pada Cengkeh dari Lampung

Penjelasan Pemerintah Terkait Kontaminasi Cs-137 pada Cengkeh dari LampungPenjelasan Pemerintah Terkait Kontaminasi Cs-137 pada Cengkeh dari Lampung

Pemerintah Indonesia mengonfirmasi bahwa sumber paparan radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada produk cengkeh yang terdeteksi di Amerika Serikat berasal dari wilayah Lampung, bukan dari pabrik pengolahan di Surabaya.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Komitmen Terhadap Transparansi Anggaran

Pernyataan ini disampaikan oleh Bara Hasibuan, Ketua Divisi Diplomasi dan Komunikasi Publik Satgas Penanganan Cs-137, setelah tim gabungan melakukan pemeriksaan di berbagai lokasi terkait.

Penelusuran Kontaminasi Cs-137

Ketua Satgas Penanganan Cs-137, Bara Hasibuan, menyebut bahwa setelah menerima laporan resmi dari US FDA mengenai kontaminasi produk cengkeh, tim segera ditugaskan untuk memeriksa lokasi yang diduga terpengaruh.

Pemeriksaan dilakukan di Surabaya dan dua sumber pasokan dari perkebunan di Pati, Jawa Tengah, dan Lampung.

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa kontaminasi terdeteksi di salah satu perkebunan di Lampung. Bara menekankan bahwa paparan tersebut bersifat terbatas dan tidak menyebar ke wilayah atau komoditas lain.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan

Langkah Pengendalian Kontaminasi

Sebagai tindakan pencegahan, Satgas bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) merekomendasikan agar produk cengkeh yang terindikasi terkontaminasi tidak dijual hingga hasil uji laboratorium lanjutan tersedia.

Hal ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dan memastikan keselamatan produk yang beredar.

Bara Hasibuan menegaskan, 'Pemerintah sedang bergerak cepat melokalisir kontaminasi ini agar tidak meluas ke wilayah lain.' Ia juga meminta agar masyarakat tetap tenang sembari menunggu hasil resmi dari pemeriksaan laboratorium.

Investigasi Lanjutan dan Status Terkini

Saat ini, tim dari BAPETEN terus melakukan investigasi untuk memastikan sumber pasti dari kontaminasi Cs-137.

Hasil awal menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang jelas dengan aktivitas industri logam yang mengakibatkan paparan di Banten sebelumnya.

Kontaminasi ini diharapkan tidak menjadi masalah besar, terutama karena pemeriksaan di Surabaya menunjukkan bahwa tingkat radiasi di pabrik pengolahan cengkeh masih dalam batas normal dan tidak ada paparan aktif yang terdeteksi.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penjelasan Pemerintah Terkait Kontaminasi Cs-137 pada Cengkeh dari Lampung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!