BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 13 OKTOBER 2025 • 18:15 WIB

Tren Kopi di Kalangan Anak Muda dan Masalah Anemia

Tren Kopi di Kalangan Anak Muda dan Masalah AnemiaTren Kopi di Kalangan Anak Muda dan Masalah Anemia

Tren konsumsi kopi di kalangan anak muda di Indonesia saat ini tampaknya berdampak pada meningkatnya kasus anemia. Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa kopi dapat menghambat penyerapan zat besi, nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Dokter Rovy Pratama menegaskan bahwa meskipun banyak makanan mengandung zat besi, penyerapan zat ini bisa terganggu oleh kebiasaan mengonsumsi kopi, terutama saat berkumpul sosial.

Dampak Konsumsi Kopi terhadap Kesehatan

Kopi semakin populer di kalangan anak muda, namun konsumsi yang berlebihan bisa berisiko terhadap kesehatan. Dr. Rovy Pratama mengingatkan, 'Kopi ini menghambat penyerapan zat besi' yang sangat dibutuhkan untuk mencegah anemia.

Walaupun makanan yang dikonsumsi mengandung cukup zat besi, Dr. Rovy mengungkapkan, 'tapi tidak diserap' oleh tubuh ketika kopi menjadi pilihan utama dalam situasi sosial. Ini menjadi masalah serius yang perlu diperhatikan.

Faktor Penyebab Anemia di Kalangan Generasi Muda

Selain konsumsi kopi yang tinggi, kehilangan darah tanpa disadari sering kali menyebabkan anemia. Dr. Rovy mencatat bahwa gaya hidup anak muda juga berkontribusi terhadap masalah ini.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Ia menjelaskan, 'Ada makan yang berlevel-level gitu ya, seblak mercon gitu ya, yang level-level lah.' Fenomena ini menunjukkan pentingnya kesadaran dalam memilih makanan.

Di sisi lain, perempuan muda yang sering berkunjung ke coffee shop menjadi lebih rentan karena siklus menstruasi. Dr. Rovy menekankan perhatian pada risiko anemia ini, terutama bagi wanita.

Kesadaran Terhadap Kesehatan di Era Tren Kopi

Di saat kopi menjadi bagian dari gaya hidup, penting untuk menyadari efek jangka panjang dari kebiasaan ini. Hal ini menjadi dorongan untuk meningkatkan edukasi kesehatan bagi generasi muda.

Dr. Rovy menyarankan agar mereka memperhatikan kombinasi antara makanan dan minuman, khususnya dalam perayaan sosial. Kesehatan harus menjadi prioritas utama, bukan justru terjebak dalam tren yang tidak sehat.

Memperhatikan pola makan yang tepat dapat membantu mencegah anemia. Peningkatan kesadaran kesehatan di kalangan generasi muda harus menjadi fokus bersama.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tren Kopi di Kalangan Anak Muda dan Masalah Anemia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!