BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 13 OKTOBER 2025 • 14:50 WIB

Kesulitan Identifikasi Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo

Kesulitan Identifikasi Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny di SidoarjoKesulitan Identifikasi Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo

Proses identifikasi jenazah korban tragedi Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, menghadapi tantangan berat akibat kondisi jenazah yang tidak utuh dan minim tanda khusus.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika

Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Wahyu Hidajati menyatakan pihaknya sepenuhnya bergantung pada pemeriksaan DNA untuk melakukan identifikasi.

Kesulitan Proses Identifikasi

Menurut Wahyu, proses pencocokan DNA antara bagian tubuh yang terpisah dan tubuh utama memerlukan ketelitian tinggi. "Kesulitannya karena bagian tubuh tidak lengkap dan tidak ada ciri-ciri khusus," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman sebelumnya menunjukkan, seringkali ada bagian tubuh yang baru bisa cocok dua hari setelah tubuh utamanya teridentifikasi. "Kondisi serupa juga kami temui saat ini," jelas Wahyu.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang

Dari total 171 orang yang terlibat dalam tragedi ini, 67 di antaranya meninggal dunia, termasuk delapan potongan tubuh yang ditemukan.

Tragedi Ambruknya Bangunan

Tragedi ambruknya Pondok Pesantren Al Khoziny terjadi pada Senin, 29 September, saat para santri sedang melaksanakan salat Asar. Gedung yang ambruk adalah musala asrama santri putra.

Penyebab ambruknya bangunan ini diduga karena kesalahan konstruksi. Kejadian ini memicu perhatian terhadap keamanan dan kelayakan bangunan pondok pesantren di seluruh Indonesia.

Kerja Sama Tim Gabungan

Proses identifikasi kini sedang dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari RS Bhayangkara Polda Jatim, Pusdokkes Polri, PDFI, serta berbagai instansi terkait. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan ketelitian ilmiah dan memberikan empati kepada keluarga korban.

Saat ini, dari total korban, 104 di antaranya berhasil diselamatkan, sementara identifikasi korban terus berlangsung hingga seluruhnya terdata.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kesulitan Identifikasi Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!