BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 13 OKTOBER 2025 • 11:39 WIB

Timnas Indonesia Gagal Melangkah ke Piala Dunia 2026, Evaluasi Kinerja Pelatih Diperlukan

Timnas Indonesia Gagal Melangkah ke Piala Dunia 2026, Evaluasi Kinerja Pelatih DiperlukanTimnas Indonesia Gagal Melangkah ke Piala Dunia 2026, Evaluasi Kinerja Pelatih Diperlukan

Timnas Indonesia dipastikan gagal melangkah ke Piala Dunia 2026 usai kekalahan tipis 0-1 dari Irak pada kualifikasi yang berlangsung pada 12 Oktober 2025. Kegagalan ini memicu kebutuhan evaluasi menyeluruh atas kinerja pelatih Patrick Kluivert dan sistem sepak bola nasional.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos

Kekalahan ini bukan hanya sekadar hasil, melainkan juga menggugah seruan untuk perbaikan pada kompetisi domestik dan pembinaan usia dini. Dengan harapan, PSSI dapat menjadikan momen ini sebagai titik balik bagi kemajuan sepak bola Indonesia.

Kegagalan yang Menyakitkan

Kekalahan timnas Indonesia dari Irak menandai berakhirnya harapan untuk tampil di Piala Dunia 2026. Pengamat sepak bola, Aun Rahman, mengungkapkan rasa kecewa mendalam, menilai hasil tersebut sangat menyakitkan.

Ia menyoroti bahwa meskipun usaha keras dilakukan, kekalahan tipis ini mencerminkan kurangnya performa tim dan strategi yang tepat. Ini diperparah dengan hasil buruk yang sebelumnya dicatat tim melawan Arab Saudi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa ada masalah mendasar yang perlu segera diatasi oleh pihak terkait.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika

Kendala di Bawah Kepemimpinan Kluivert

Setelah kegagalan ini, perhatian kini tertuju pada Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala. Aun Rahman mengingatkan perlunya peninjauan kembali kinerja Kluivert, terutama mengingat hasil yang tidak memuaskan dalam beberapa waktu terakhir.

Rosnindar Prio Eko Rahardjo menambahkan bahwa Kluivert seharusnya diperlakukan sama seperti pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong, yang dipecat karena kesalahan dalam penempatan pemain. Eksperimen Kluivert dalam memilih pemain saat menghadapi Arab Saudi dianggap sebagai langkah yang merugikan.

Hal ini mempertegas bahwa strategi kepelatihan perlu dievaluasi secara menyeluruh untuk menghasilkan performa yang lebih baik di masa depan.

Perluasan Fokus PSSI

Kegagalan ini diharapkan menjadi momentum bagi PSSI untuk memperbaiki dasar-dasar sepak bola nasional. Rosnindar menekankan pentingnya peningkatan kualitas kompetisi domestik serta perhatian pada pembinaan usia dini.

Aun Rahman menambahkan harapannya agar situasi ini mampu memicu perubahan besar, mengingat Jepang mengalami kemajuan setelah kegagalan mereka di Piala Dunia 1994.

Kedua tokoh sepak bola ini sepakat bahwa tanpa perubahan substansial, harapan untuk bersaing di kancah internasional akan semakin sulit diraih.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Timnas Indonesia Gagal Melangkah ke Piala Dunia 2026, Evaluasi Kinerja Pelatih Diperlukan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!