Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Kabinet Merah Putih Mencapai 70 Persen
Indo Survey & Consulting (ISC) merilis hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja para menteri di Kabinet Merah Putih sudah mencapai angka di atas 70 persen menjelang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Survei ini mencerminkan apresiasi masyarakat yang tinggi terhadap kinerja kabinet dalam tahun pertama, dengan 12 menteri mendapatkan nilai kepuasan lebih dari 70 persen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memimpin dengan tingkat kepuasan mencapai 85 persen, disusul oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar yang masing-masing mendapatkan nilai 83 persen dan 82 persen.
Menteri lainnya yang menunjukkan hasil baik termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono dengan kepuasan masing-masing 80 persen dan 79 persen.
Sejumlah menteri lain, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Agama Nasaruddin Umar juga memperoleh skor positif, mencerminkan pandangan optimis rakyat terhadap kinerja kabinet.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas
Ahmad Chumaedy, analis politik dari Universitas Muhammadiyah Tangerang, menilai hasil survei ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintahan cukup tinggi.
"Angka tersebut relatif menunjukkan kepercayaan publik atas kinerja pemerintah cukup baik selama setahun terakhir," ungkap Ahmad.
Ia menyoroti tiga menteri yang memiliki peran penting dalam mengeksekusi program Presiden Prabowo, yaitu Purbaya Yudhi Sadewa, Teddy Indra Wijaya, dan Tito Karnavian.
Meskipun tren kepuasan publik terbilang positif, para analis menyatakan bahwa Kabinet Merah Putih masih menghadapi berbagai tantangan, seperti stabilitas harga pangan dan energi serta pengendalian inflasi.
Iwan Setiawan, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, berpendapat bahwa tantangan-tantangan ini perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan program pemerintahan.
"Ketiganya tangkas dan responsif terhadap dinamika kebijakan yang menuntut kecepatan serta presisi eksekusi," beber Iwan mengenai menteri-menteri kunci.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: