BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 06 OKTOBER 2025 • 17:25 WIB

Pemerintah Perbaiki Struktur Pondok Pesantren Pasca Insiden Tragis di Sidoarjo

Pemerintah Perbaiki Struktur Pondok Pesantren Pasca Insiden Tragis di SidoarjoPemerintah Perbaiki Struktur Pondok Pesantren Pasca Insiden Tragis di Sidoarjo

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, untuk melakukan peninjauan dan perbaikan pada struktur pondok pesantren di seluruh Indonesia. Instruksi ini muncul setelah insiden runtuhnya Musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Dalam pernyataan resmi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa fokus utama dari instruksi ini adalah memastikan kekuatan struktur bangunan untuk menghindari terulangnya kejadian serupa. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keselamatan santri dan tenaga pengajar di lembaga pendidikan agama.

Perintah Khusus untuk Evaluasi dan Perbaikan

Dalam rapat yang digelar Minggu malam, Prabowo menekankan perlunya perhatian khusus terhadap struktur bangunan pondok pesantren. Tujuan dari langkah ini adalah untuk menjamin keselamatan setiap santri dan staf pengajar di lembaga pendidikan tersebut.

Teddy Indra Wijaya menegaskan, "Presiden memerintahkan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, untuk memeriksa sekaligus memperbaiki pondok pesantren yang perlu dicek kekuatan struktur bangunannya." Ini menjadi bukti ketegasan pemerintah dalam menangani isu keselamatan di pendidikan Islam.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyambut baik langkah ini, dan berharap dapat mencegah kejadian serupa di masa depan. Dukungan serta bantuan kepada para pemilik pondok pesantren juga diharapkan untuk meningkatkan kualitas bangunan mereka.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Insiden Runtuhnya Musala dan Dampaknya

Musala Pondok Pesantren Al Khoziny mengalami keruntuhan pada tanggal 29 September 2025. Insiden ini menyebabkan penemuan 40 jenazah dari puing-puing bangunan oleh tim SAR gabungan, yang terus bekerja untuk menyelesaikan pencarian.

"Tim SAR gabungan masih terus bekerja siang malam. Alat berat seperti pemecah beton dan eskavator terus dikerahkan untuk menyingkirkan material," ujar Abdul Muhari dalam siaran persnya. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadapi krisis dan mengutamakan keselamatan.

Pencarian tidak berhenti hingga total 15 jenazah ditemukan dalam sehari, dengan progres yang semakin meningkat. "Rabu (1/10) kami temukan 3 jenazah, Kamis 2, Jumat 9, Sabtu 11, dan hari ini 15. Ini menunjukkan upaya tim mulai membuahkan hasil seiring beton yang bisa disingkirkan," lanjutnya.

Tanggapan dan Langkah Ke Depan

Pemerintah menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan pada bangunan pondok pesantren di seluruh wilayah. Ini termasuk evaluasi ulang terhadap standar bangunan agar keamanan dan kenyamanan seluruh penghuni terjamin.

Penting bagi semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan pondok pesantren untuk bekerja sama menjaga keamanan bangunan. Instruksi ini adalah cerminan keinginan pemerintah untuk mencegah kejadian serupa dan memberikan perlindungan kepada generasi muda.

Dengan dukungan yang tepat, diharapkan ketersediaan stabilitas dan keselamatan di pondok pesantren dapat terjaga, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan kondusif bagi para santri.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pemerintah Perbaiki Struktur Pondok Pesantren Pasca Insiden Tragis di Sidoarjo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!