Kembalinya Ole Romeny: Dari Cedera Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ole Romeny, striker Timnas Indonesia, berhasil bangkit dari cedera patah kaki yang menghalanginya selama beberapa bulan terakhir.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos
Dengan semangat dan disiplin tinggi, ia bertekad untuk kembali memperkuat timnas dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Cedera yang dialami Romeny terjadi saat ia membela Oxford United dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2025. Segera setelah cedera, ia memulai proses pemulihan di Amsterdam, Belanda.
Selama pemulihan, Romeny menerapkan metode disiplin dengan menghindari semua bentuk gula dan gangguan lain. "Cedera seperti ini tidak mudah. Saya harus bekerja sangat keras. Hari-harinya panjang sekali, tapi saya memberikan segalanya," ujarnya.
Ia menjaga pola hidup sehat dan fokus pada detail-detail kecil seperti pola makan dan tidur. "Saya tidak makan satu gram gula pun sejak cedera itu. Saya selalu makan sehat, tapi belum pernah sefokus ini," jelasnya.
Semua usaha dan dedikasi ini diarahkan untuk satu tujuan utama: kembali mengenakan seragam merah Timnas Indonesia dalam ajang bergengsi.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Romeny melihat Timnas Indonesia lebih dari sekedar tim sepak bola; baginya, tim ini adalah keluarga. "Rasanya seperti keluarga sendiri. Kami datang dari latar yang berbeda-beda, tapi begitu mengenakan jersey yang sama, semuanya terasa menyatu," tuturnya.
Kehangatan dan solidaritas di ruang ganti memberi rasa nyaman bagi pemain. Ia selalu menantikan momen berkumpul dengan anggota tim yang saling mendukung.
"Budaya di tim ini sangat positif. Setiap kali kami berkumpul, ada semangat kebersamaan yang luar biasa," tambahnya.
Romeny merasa beruntung bisa mengenal banyak pemain yang memiliki visi dan misi yang sama untuk berjuang demi negara.
Kini, Romeny bersiap menghadapi momen krusial, ketika Indonesia bertanding melawan Arab Saudi dan Irak dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini menjadi ajang untuk menunjukkan cinta dan pengorbanan untuk tim.
Meskipun skuad asuhan Patrick Kluivert masih menunggu beberapa pemain lainnya, Romeny tetap optimis akan perannya. "Kalau kamu benar-benar menginginkan sesuatu, kamu akan melakukan hal-hal gila untuk mencapainya," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: