BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 11:37 WIB

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025: Memimpin dengan Makna dan Penghormatan

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025: Memimpin dengan Makna dan PenghormatanPeringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025: Memimpin dengan Makna dan Penghormatan

Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Rabu (1/10/2025). Upacara ini digelar dengan kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang

Pelaksanaan Upacara

Upacara dimulai sekitar pukul 7.59 WIB dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pengheningan cipta untuk menghormati jasa para pahlawan. Presiden Prabowo kemudian menerima laporan dari Komandan Upacara Kolonel Penerbang (Pnb) M. Amry Taufanny bahwa upacara siap dilaksanakan.

Prabowo memimpin peserta untuk mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan revolusi. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak semua yang hadir untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang demi kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan perlunya mengingat dedikasi para pendahulu yang telah berkorban untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara. Pesannya tersebut menjadi inti dari pelaksanaan upacara ini.

Pembacaan Teks Pancasila dan Ikrar

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, membacakan teks Pancasila sebagai bagian integral dari upacara. Selesai pembacaan, Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai juga membacakan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis

Kemudian, Ketua DPR RI, Puan Maharani, melakukan pembacaan dan penandatanganan Ikrar. Dalam ikraarnya, Puan menyatakan bahwa bangsa Indonesia bertekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Ikrar ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang disebabkan oleh kelalaian dalam mempertahankan ideologi Pancasila. Hal ini menambah makna peringatan hari kesaktian ini.

Penutup Upacara dan Kegiatan Lanjutan

Usai pembacaan Ikrar, upacara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Setelah menerima penghormatan kebesaran, Prabowo meninggalkan mimbar upacara, menandai akhir dari upacara formal.

Setelahnya, Prabowo bersama Gibran melanjutkan kegiatan dengan meninjau Monumen Pancasila Sakti dan sumur Lubang Buaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan yang mengingatkan kembali pentingnya Pancasila bagi bangsa Indonesia.

Kegiatan lanjutan tersebut bertujuan untuk memperkuat kesadaran akan nilai-nilai Pancasila serta mengingatkan publik tentang sejarah yang mendasari ideologi negara.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025: Memimpin dengan Makna dan Penghormatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!