BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 14:11 WIB

Menteri Luar Negeri Arab dan Muslim Dukung Rencana Perdamaian Trump untuk Gaza

Menteri Luar Negeri Arab dan Muslim Dukung Rencana Perdamaian Trump untuk GazaMenteri Luar Negeri Arab dan Muslim Dukung Rencana Perdamaian Trump untuk Gaza

Para Menteri Luar Negeri negara-negara Arab dan Muslim, termasuk Arab Saudi dan Indonesia, memberikan sambutan hangat terhadap rencana perdamaian yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk mengakhiri konflik di Gaza.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR

Pernyataan tersebut dirilis setelah pertemuan di sela-sela Sidang Umum PBB pada 23 September 2025, menegaskan perlunya kolaborasi menuju solusi damai.

Rencana Perdamaian yang Diajukan

Rencana perdamaian yang diusulkan oleh Trump menekankan pada beberapa langkah penting, termasuk gencatan senjata dan pembebasan semua sandera oleh Hamas dalam waktu 72 jam.

Selain itu, rencana ini juga menuntut pelucutan senjata Hamas serta penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza.

Lebih jauh, Trump mengusulkan pengerahan 'pasukan stabilisasi internasional sementara' serta pembentukan otoritas transisi yang akan melibatkan mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair.

Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi

Dukungan terhadap Rencana Trump

Dalam pernyataan bersama, para Menteri Luar Negeri negara-negara tersebut menegaskan dukungan mereka terhadap kepemimpinan Trump dan komitmennya dalam mencari solusi perdamaian.

Mereka menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi secara positif dengan Amerika Serikat dalam menuntaskan perjanjian perdamaian yang aman dan stabil untuk kawasan.

Pernyataan tersebut juga menekankan pentingnya membangun kembali Gaza tanpa mengusir warga Palestina dan memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan yang memadai.

Implikasi untuk Stabilitas Kawasan

Rencana ini diharapkan dapat membuka jalan menuju perdamaian yang lebih adil berdasarkan solusi dua negara, mempertemukan Gaza dan Tepi Barat dalam sebuah negara Palestina yang diakui secara internasional.

Dalam pernyataan tersebut, para pemimpin menekankan bahwa pembangunan kembali Gaza dan stabilitas regional sangat tergantung pada kesepakatan komprehensif yang menghindari pengungsian.

Keberhasilan rencana ini juga sangat bergantung pada kolaborasi antara negara-negara Arab, Muslim, dan Amerika Serikat.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menteri Luar Negeri Arab dan Muslim Dukung Rencana Perdamaian Trump untuk Gaza

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!