Angelina Jolie Ungkap Keprihatinan Soal Kebebasan Berekspresi di AS
Aktris berprestasi Angelina Jolie mengungkapkan keprihatinannya mengenai kebebasan berekspresi di Amerika Serikat saat menghadiri festival film di Spanyol baru-baru ini.
Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Ia menyoroti perbedaan signifikan antara kondisi saat ini dengan yang ia kenal selama ini, menekankan pentingnya ekspresi pribadi.
Dalam sebuah wawancara, Jolie mengakui bahwa pertanyaan mengenai ketakutannya sebagai seniman adalah 'sangat sulit.' Ia mencintai Amerika, tetapi merasa tidak mengenal negara kelahirannya saat ini.
Jolie mengungkapkan, 'Saya tidak mengenali negara saya,' menyoroti tantangan yang dialami banyak seniman saat mencoba mengekspresikan diri di tengah ketegangan kebebasan berpendapat.
Ia juga menekankan pentingnya memiliki pandangan dunia yang inklusif, mengatakan, 'Pandangan dunia saya adalah setara, bersatu, dan internasional,' yang menunjukkan bahwa kesatuan menghadapi tantangan ini sangat diperlukan.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Dalam acara ini, Jolie menyoroti situasi terkini yang membuat proses komunikasi menjadi sangat hati-hati. 'Ini adalah masa yang sangat berat yang kita jalani bersama,' ungkapnya.
Pernyataan Jolie datang di tengah kontroversi yang melibatkan program late-night show Jimmy Kimmel, yang terpaksa ditarik dari tayangan setelah komentar terkait kematian aktivis konservatif Charlie Kirk.
Kehadiran Jolie di festival film di Spanyol juga menandai pemutaran perdana film terbarunya, Couture, menunjukkan bahwa seni tetap menjadi tempat penting untuk mengekspresikan diri meskipun situasi sedang sulit.
Jolie berpendapat bahwa batasan terhadap ekspresi pribadi sangat berbahaya. Ia mengatakan bahwa setiap upaya untuk menghalangi kebebasan berpendapat dapat memiliki dampak merugikan bagi masyarakat.
Ia mengajak semua individu untuk menjalani masa ini dengan bijaksana, agar setiap orang dapat merasakan kebebasan berbicara tanpa rasa takut.
Dalam pandangannya, kebebasan berpendapat adalah fondasi penting bagi seni, serta merupakan bagian integral dari cinta dan identitas terhadap negara asal.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: