BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 24 JUNI 2025 • 09:30 WIB

Pernyataan Kontroversial Putin: Rusia dan Ukraina sebagai ‘Orang Sebangsa’

Pernyataan Kontroversial Putin: Rusia dan Ukraina sebagai ‘Orang Sebangsa’Generated by Journalist AI

Presiden Rusia, Vladimir Putin, menegaskan bahwa Rusia dan Ukraina adalah ‘orang sebangsa’, yang memicu kekhawatiran mengenai ambisi territorial Rusia yang semakin jelas.

Dalam forum ekonomi di Saint Petersburg, Putin menolak kedaulatan Ukraina, menimbulkan reaksi negatif dari pemerintah Kyiv dan sekutunya.

Pengakuan Kedaulatan yang Dipertanyakan

Dalam Forum Ekonomi Internasional, Putin mengungkapkan pandangannya yang contentious dengan menyatakan, “Kami memiliki pepatah… di mana kaki seorang tentara Rusia berpijak, tempat itu adalah milik kami.”

Pernyataan ini menanggapi pertanyaan terkait tujuan Rusia dalam invasi Ukraina sejak Februari 2022, serta menegaskan bahwa meskipun Rusia “tidak pernah mempertanyakan” kedaulatan Ukraina sejak 1991, sikap netral Ukraina dianggap telah berakhir.

Pernyataan tersebut diduga digunakan Putin untuk mendukung narasi bahwa kedua bangsa ini seharusnya bersatu, meskipun pandangan ini ditolak oleh Ukraina dan sekutunya, yang melihatnya sebagai propaganda.

Reaksi Ukraina terhadap Pernyataan Putin

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Sybiga, menyampaikan reaksi tegas terhadap klaim Putin, menyebutnya sebagai “menghina” proses perdamaian yang sedang diupayakan melalui mediasi Amerika Serikat.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Sybiga menekankan, “Pernyataan sinis Putin menunjukkan penghinaan terhadap upaya perdamaian yang ditengahi AS,” dan menekankan perlunya mencabut kekebalan hukum Rusia untuk membuka jalan menuju perdamaian.

Reaksi ini mencerminkan semakin besarnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina serta semakin menipisnya harapan untuk penyelesaian konflik secara damai.

Perebutan Wilayah dan Strategi Militer

Putin juga membahas kemungkinan perebutan kota Sumy, yang hanya berjarak 30 kilometer dari perbatasan Rusia, menyatakan, “Kami tidak bertujuan merebut Sumy, namun pada prinsipnya, saya tidak mengesampingkan hal tersebut.”

Pasukan Rusia dilaporkan telah menembus hingga 12 kilometer ke dalam wilayah Ukraina di Sumy dan menetapkan ‘zona penyangga’ dengan perlindungan.

Meskipun Sumy tidak termasuk dalam lima wilayah yang dianeksasi oleh Rusia, kota ini terus menjadi target serangan, dan serangan dari Ukraina sering kali diluncurkan dari wilayah tersebut, menunjukkan kompleksitas konflik yang berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pernyataan Kontroversial Putin: Rusia dan Ukraina sebagai ‘Orang Sebangsa’

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!