BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 08 JULI 2025 • 03:59 WIB

Erupsi Gunung Lewotobi, Lima Desa Tertutup Abu Vulkanik

Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur mengalami erupsi yang mengakibatkan lima desa di Kecamatan Talibura tertutup abu vulkanik. Warga setempat, termasuk lansia dan balita, terpaksa mengungsi ke kota Maumere akibat kondisi tersebut.

Di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, masyarakat Desa Hikong dan Kringa mulai mengungsi ke Maumere setelah erupsi Gunung Lewotobi. Mereka menggunakan kendaraan pribadi untuk berpindah ke rumah kerabat, dengan mempertimbangkan keamanan anak-anak dan bayi.

Evakuasi Warga di Kecamatan Talibura

Masyarakat yang tinggal di Desa Hikong dan Kringa menyikapi situasi ini dengan memprioritaskan evakuasi keluarga mereka. Gervasius Vence, salah satu warga yang mengungsi, mengungkapkan, “Mengungsi sebentar dulu separuh, kami selamatkan dulu ada anak bayi.”

Keberangkatan warga menuju Maumere dilakukan menggunakan berbagai kendaraan, termasuk mobil pribadi, untuk memastikan mereka dapat dengan cepat mencapai tempat yang lebih aman.

Proses evakuasi ini menjadi contoh nyata solidaritas antarwarga, terutama dalam melindungi anggota keluarga yang paling rentan seperti anak-anak dan lansia.

Langkah Penyelamatan dan Antisipasi

Selain menggunakan kendaraan pribadi, beberapa warga juga diungsikan menggunakan mobil patroli dari Polsek Waigete. Hujan abu yang terus berlanjut menambah urgensi evakuasi ini.

Dinas terkait, yakni BPBD Sikka, dengan cepat mengambil langkah untuk membagikan masker kepada masyarakat yang terdampak erupsi. Penggunaan masker diberikan dengan harapan dapat mengurangi risiko kesehatan akibat debu vulkanik yang terhirup.

Masker ini menjadi sangat penting untuk melindungi kesehatan warga, mengingat abu vulkanik dapat menyebabkan masalah pernapasan dan dampak kesehatan jangka panjang.

Status Gunung Lewotobi dan Rekomendasi

Saat ini, status Gunung Lewotobi telah dinaikkan ke level IV (awas). Hal ini mengharuskan masyarakat di sekitar kawasan erupsi untuk sangat berhati-hati dan waspada.

Pihak berwenang telah merekomendasikan agar pengunjung dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dari pusat erupsi dan sektor Barat Daya-Timur Laut sejauh 7 km.

Keputusan ini diambil demi keselamatan masyarakat serta untuk mencegah risiko lebih lanjut dari potensi letusan susulan. Pihak berwenang menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan fokus pada upaya penyelamatan ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Erupsi Gunung Lewotobi, Lima Desa Tertutup Abu Vulkanik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!