BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 17 JULI 2025 • 08:20 WIB

Militer Israel Serang Gedung Kementerian Pertahanan Suriah, Meningkatkan Ketegangan di Kawasan

Pada Rabu (16/07), militer Israel melancarkan serangan yang menghancurkan gedung kantor pusat Kementerian Pertahanan Suriah di Damaskus, serta pasukan pemerintah di Suriah selatan.

Serangan tersebut juga mengincar area sekitar Istana Presiden Suriah dan fasilitas penyimpanan senjata, menciptakan kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan di kawasan.

Rincian Serangan dan Reaksi Suriah

Serangan yang dilakukan militer Israel pada Rabu (16/07) menargetkan tidak hanya Kementerian Pertahanan Suriah, tetapi juga kendaraan-kendaraan lapis baja serta fasilitas penyimpanan senjata di Suriah selatan.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengkritik serangan ini dengan menyatakan bahwa Israel telah menargetkan lembaga-lembaga pemerintah dan fasilitas sipil, mengakibatkan sejumlah ‘warga sipil tak berdosa’ tewas.

“Serangan terang-terangan ini, yang merupakan bagian dari kebijakan yang disengaja oleh entitas Israel untuk mengobarkan ketegangan, menyebarkan kekacauan, dan merusak keamanan dan stabilitas di Suriah,” ungkap pihak Suriah.

Dalam pernyataan tersebut, Kementerian Luar Negeri Suriah juga menyebut serangan Israel sebagai pelanggaran terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum humaniter internasional.

Motivasi di Balik Serangan

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menerangkan bahwa pasukannya berusaha untuk melindungi komunitas Druze dan memberantas kelompok-kelompok yang dianggap sebagai ancaman.

“Kami berkomitmen untuk mencegah bahaya bagi komunitas Druze mengingat banyak komunitas Druze juga tinggal di Israel dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel,” ungkapnya.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, juga menyatakan bahwa militer Israel akan terus melakukan operasi di Suweida untuk menghancurkan pasukan yang menyerang Druze hingga mereka sepenuhnya mundur.

Ia menyerukan agar tekanan terhadap para penyerang terus berlanjut, mengindikasikan bahwa serangan Israel adalah respons terhadap ancaman terhadap komunitas Druze.

Dampak dan Harapan untuk Gencatan Senjata

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan kekhawatirannya terhadap situasi terkini dan optimis bahwa kekerasan akan mereda dalam waktu dekat.

“Kami telah menyepakati langkah-langkah spesifik yang akan mengakhiri situasi yang meresahkan dan mengerikan ini malam ini,” tambahnya, meskipun Israel belum memberikan komentar terkait tawaran gencatan senjata tersebut.

Konflik ini meningkat setelah serangkaian bentrokan sektarian yang telah terjadi di Suriah selatan, dengan milisi Druze melawan pasukan keamanan dan milisi kelompok Islam.

Salah satu peristiwa kritis terjadi ketika milisi Druze jalankan serangan balasan setelah seorang anggota mereka diculik, memicu ketegangan yang lebih besar di kawasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Militer Israel Serang Gedung Kementerian Pertahanan Suriah, Meningkatkan Ketegangan di Kawasan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!