BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 27 JULI 2025 • 00:35 WIB

Kondisi Jaguar Jalu di Taman Margasatwa Ragunan Menjadi Sorotan

Seekor jaguar bernama Jalu di Taman Margasatwa Ragunan menjadi viral di media sosial akibat penampilannya yang kurus. Banyak warganet penasaran dengan alasan di balik kondisi Jalu yang mendapatkan perhatian publik tersebut.

Faktor Usia yang Mempengaruhi Kondisi Jaguar

Kepala Humas TM Ragunan, Wahyudi Bambang, menegaskan bahwa Jalu bukanlah satwa baru dan telah menjadi bagian dari TM Ragunan sejak tahun 2007. “Perlu kami sampaikan bahwa Jalu bukan satwa baru. Ia adalah bagian dari keluarga besar Taman Margasatwa Ragunan sejak dia datang di tahun 2007 saat usianya 4 tahun,” katanya.

Dengan usianya yang kini mencapai 22 tahun, Jalu sudah berada di tahap yang luar biasa untuk seekor jaguar. “Untuk diketahui, jaguar di alam liar umumnya hanya mampu bertahan hingga usia 12-15 tahun,” jelas Wahyudi.

Perawatan yang Diberikan untuk Jalu

Wahyudi juga menjelaskan bahwa tidak ada alasan bagi masyarakat untuk khawatir mengenai kondisi fisik Jalu yang tampak kurus. “Ini adalah pencapaian yang menunjukkan bahwa perawatan satwa di Taman Margasatwa Ragunan dilakukan secara serius, konsisten, dan berbasis kesejahteraan satwa (animal welfare),” katanya.

Ia menambahkan bahwa seperti manusia, satwa lanjut usia juga mengalami perubahan, seperti penurunan stamina dan gerakan. “Tentu, seperti manusia, satwa lanjut usia pun mengalami perubahan: gerak yang melambat, stamina yang berkurang, atau postur tubuh yang tampak lebih ringan. Tetapi ini bukan berarti mereka sakit atau terabaikan,” tuturnya.

Aktivitas dan Perawatan Jalu yang Berkelanjutan

Taman Margasatwa Ragunan memastikan bahwa satwa-satwa senior, termasuk Jalu, tetap mendapatkan haknya untuk beraktivitas dengan baik. Aktivitas seperti berjalan, berjemur, berenang, dan memanjat dianggap penting untuk menjaga kualitas hidup mereka.

Perawatan berkala juga dilakukan seperti pemotongan kuku dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. “Contohnya, melalui unggahan di akun Instagram mereka pada 26 Juni 2023, ditunjukkan proses pemotongan kuku Jalu dilakukan sebagai bagian dari perawatan berkala,” kata Wahyudi.

Wahyudi berharap agar masyarakat lebih memahami kondisi satwa dan tidak langsung berasumsi hanya berdasarkan penampilan. “Mari kita belajar melihat lebih dalam sebelum membuat penilaian,” harapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kondisi Jaguar Jalu di Taman Margasatwa Ragunan Menjadi Sorotan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!