BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 26 AGUSTUS 2025 • 03:52 WIB

Mengenali Glaukoma: Penyebab dan Gejala yang Perlu Diketahui

Mengenali Glaukoma: Penyebab dan Gejala yang Perlu DiketahuiGenerated by Journalist AI

Glaukoma merupakan kondisi mata yang berpotensi menyebabkan kebutaan jika tidak dikenali dan ditangani dengan tepat. Pengetahuan mengenai ciri-ciri glaukoma sangat penting untuk mendapatkan penanganan yang memadai.

Sebagai salah satu penyebab kebutaan utama di dunia, glaukoma sering tidak menunjukkan gejala pada fase awal. Namun, ada tanda-tanda tertentu yang harus diwaspadai, terutama oleh mereka yang berisiko tinggi.

Apa Itu Glaukoma?

Glaukoma adalah sekumpulan kondisi mata yang merusak saraf optik, seringkali akibat dari tekanan mata yang tinggi. Kondisi ini merupakan penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah dan bisa mempengaruhi siapa saja, meskipun risikonya meningkat seiring bertambahnya usia.

Terdapat beberapa tipe glaukoma, termasuk glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup. Yang patut diperhatikan adalah, glaukoma sering kali berkembang secara perlahan, sehingga banyak pasien baru menyadari ada masalah ketika kondisinya sudah berada di tahap lanjut.

Ciri-Ciri Glaukoma yang Perlu Diwaspadai

Meskipun gejala glaukoma sering kali tidak terlihat pada fase awal, ada beberapa petunjuk yang dapat muncul. Salah satunya adalah penglihatan yang semakin berkurang di area samping, atau yang sering disebut dengan penglihatan periferal.

Kondisi ini dapat menggambarkan pengalaman seperti melihat melalui terowongan, di mana pandangan menjadi terbatas. Selain itu, beberapa individu mungkin merasakan sakit kepala, mata merah, dan mual yang terkait dengan peningkatan tekanan pada mata.

Gejala lainnya yang perlu diperhatikan adalah munculnya pelangi atau halo di sekitar cahaya ketika melihat lampu. Fenomena ini sering kali muncul mendadak pada pasien dengan glaukoma sudut tertutup.

Siapa yang Berisiko Mengalami Glaukoma?

Sebagian besar orang akan berisiko mengalami glaukoma seiring bertambahnya usia, khususnya mereka yang berusia di atas 60 tahun. Selain itu, faktor-faktor lain seperti riwayat keluarga glaukoma, hipertensi, dan diabetes dapat meningkatkan risiko tersebut.

Orang-orang dengan miopia tinggi dan individu yang pernah menjalani operasi mata sebelumnya juga perlu lebih waspada. Oleh karena itu, penting untuk menjalani pemeriksaan mata secara rutin, terutama bagi mereka yang termasuk dalam kategori berisiko.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengenali Glaukoma: Penyebab dan Gejala yang Perlu Diketahui

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!