Bagi penderita asam lambung, memilih makanan saat sahur sangat penting untuk menjaga kesehatan lambung. Pilihan makanan yang tepat dapat membantu mencegah gejala tidak nyaman selama berpuasa.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan
Ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari agar kondisi lambung tetap stabil. Memahami pantangan ini merupakan kunci untuk menjalani Ramadan dengan baik dan nyaman.
Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi
Makanan dengan kadar lemak tinggi, seperti gorengan dan makanan berkrim, dapat memperburuk gejala asam lambung. Lemak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna, sehingga berpotensi menyebabkan perut kembung dan meningkatkan risiko refluks.
Sebagai alternatif, penderita asam lambung sebaiknya memilih makanan yang kaya serat, seperti sayuran dan biji-bijian. Makanan ini tidak hanya baik untuk pencernaan, tetapi juga membantu memberikan energi yang dibutuhkan saat berpuasa.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Makanan Pedas dan Asam
Makanan yang mengandung bumbu pedas dan asam, seperti sambal dan tomat, dapat berisiko meningkatkan asam lambung. Kedua jenis makanan tersebut bisa menyebabkan iritasi pada dinding lambung dan memperburuk kondisi penderita.
Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi hidangan yang lebih netral seperti sup sayuran atau tumis tanpa bumbu pedas. Hal ini akan menjaga kenyamanan perut saat menahan lapar selama berpuasa.
Minuman Berkafein dan Berkarbonasi
Minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh, serta minuman berkarbonasi, sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung. Kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung, yang berpotensi menyebabkan gejala tidak nyaman.
Menggantinya dengan air putih atau minuman herbal yang tidak asam adalah pilihan yang lebih bijak. Hal ini membantu menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa serta lebih ramah bagi lambung.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: