Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 16:15 WIB

Cara Efektif Menjaga Ukuran Pakaian Setelah Dicuci

Author

Cara Efektif Menjaga Ukuran Pakaian Setelah Dicuci

Mendapati pakaian kesayangan melar pasca proses pencucian tentu menjengkelkan bagi banyak orang. Namun, ada sejumlah langkah yang dapat diambil untuk mencegah atau mengatasi masalah ini dengan efektif.

Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan

Memahami Penyebab Pakaian Melar

Pakaian yang melar sering kali disebabkan oleh suhu air yang terlalu panas. Air panas dapat merusak serat kain, terutama pada bahan yang sensitif seperti katun dan wol.

Selain suhu, penggunaan deterjen yang terlalu keras juga berpotensi merusak. Mesin cuci yang berputar dengan kecepatan berlebih juga dapat menambah risiko pakaian menjadi melar.

Teknik Mencuci yang Optimal

Pertama, penting untuk mencuci pakaian menggunakan air dingin atau suhu rendah. Ini akan membantu menjaga integritas serat kain, sehingga tidak mudah melar.

Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU

Penggunaan deterjen yang lembut juga sangat disarankan. Deterjen agresif dapat merusak struktur serat, yang menyebabkan pakaian lebih berisiko untuk melar.

Selain itu, membalik pakaian sebelum mencucinya bisa mengurangi gesekan yang terjadi, sehingga memperpanjang umur pakaian.

Perawatan yang Tepat Setelah Mencuci

Setelah mencuci, penting untuk tidak memeras pakaian dengan cara yang keras. Menekan lembut untuk menghilangkan air berlebih sudah cukup.

Gantung pakaian di tempat teduh agar tidak terkena sinar matahari langsung, yang bisa menyebabkan serat kain menjadi lemah dan mengubah bentuk pakaian.

Jika pakaian sudah terlanjur melar, bisa mencoba cara tambahan dengan merendamnya dalam campuran air dan cuka selama setengah jam sebelum mencuci ulang.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU