Dalam dunia kuliner, teknik memasak memiliki variasi yang tidak terhitung, dua di antaranya adalah tumis dan saute. Meskipun tampak serupa, kedua teknik ini memiliki cara serta tujuan yang berbeda dalam pengolahan bahan makanan.
Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Tumis lebih dikenal di Indonesia, sementara saute sering digunakan dalam masakan Barat. Mari kita eksplorasi detail perbedaan antara keduanya.
Memahami Teknik Tumis
Tumis merupakan teknik memasak yang melibatkan pemanasan bahan makanan menggunakan sedikit minyak dalam wajan panas. Teknik ini dilakukan pada suhu tinggi agar bahan masakan cepat matang dan rasa alami bahan tidak hilang.
Biasanya, sayuran dan daging adalah bahan yang sering ditumis, seperti capcay atau kangkung. Dengan metode ini, rasa dan tekstur makanan dapat tetap terjaga secara efisien.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
Mengenal Teknik Saute
Istilah 'saute' berasal dari bahasa Prancis yang memiliki arti 'loncat'. Teknik ini melibatkan memasak pada api sedang dengan cukup minyak yang melapisi wajan dan dilakukan dengan cara diaduk agar bahan tidak gosong.
Saute bertujuan untuk mengembangkan aroma dan rasa sambil mempertahankan kelembapan bahan. Metode ini kerap digunakan di restoran untuk menjajakan hidangan yang estetis dan menggugah selera.
Perbandingan Antara Tumis dan Saute
Perbedaan mencolok antara tumis dan saute terletak pada suhu dan cara pengadukan. Tumis dilakukan dengan suhu tinggi dan biasanya bahan makanan langsung ditambahkan ke wajan tanpa terlalu banyak pemanasan sebelumnya.
Di sisi lain, teknik saute memerlukan suhu sedang dengan pengadukan yang lebih teratur agar bahan tetap tidak terbakar dan cita rasa makanan dapat terjaga.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: