Setelah kesenangan liburan berakhir, banyak orang merasakan penurunan suasana hati yang signifikan. Perubahan ini, yang sering disebut sebagai post-holiday blues, bisa membuat seseorang merasa terjebak dalam rutinitas yang membosankan.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Fenomena ini cukup umum, dan transisi dari waktu libur kembali ke aktivitas sehari-hari seringkali sulit untuk dihadapi. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang cara mengatasi perasaan kehilangan tersebut.
Apa Itu Post-Holiday Blues?
Post-holiday blues merujuk pada perasaan sedih atau kehilangan yang dialami seseorang setelah masa liburan berakhir. Rasa euforia yang dialami selama liburan seringkali berbanding terbalik dengan kenyataan sehari-hari yang kembali monoton.
Menurut penelitian, hal ini dapat disebabkan oleh pergeseran dari aktivitas yang menyenangkan kembali ke rutinitas yang lebih membosankan. Banyak orang merasa kehilangan arah ketika kembali ke pekerjaan dan tanggung jawab setelah liburan.
Penyebab Mental Post-Holiday Blues
Salah satu penyebab utama adalah biaya emosional dari liburan itu sendiri. Banyak orang menghabiskan waktu berkualitas dengan teman dan keluarga, sehingga ketika kembali ke kehidupan normal, perasaan kesepian dapat muncul.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika
Lingkungan sosial yang lebih aktif selama liburan juga sering kali berkurang setelahnya. Aktivitas sosial yang tinggi menggantikan interaksi yang lebih terbatas di tempat kerja atau rutinitas sehari-hari.
Stres juga menjadi salah satu faktor pendukung. Sebelum momen liburan, banyak individu merasa tertekan dengan pekerjaan dan komitmen yang menunggu mereka setelah liburan.
Cara Mengatasi Post-Holiday Blues
Salah satu cara untuk mengatasi post-holiday blues adalah dengan mencoba menciptakan kebiasaan baru atau hobi yang menyenangkan. Hal ini dapat mengalihkan perhatian dari perasaan negatif dan memberikan motivasi baru.
Menjaga komunikasi dengan teman dan keluarga setelah liburan juga sangat membantu. Menghabiskan waktu berkualitas dengan orang-orang terdekat dapat membantu mengurangi rasa kesepian.
Terakhir, penting untuk memberikan diri waktu untuk beradaptasi kembali ke rutinitas. Mengakui perasaan ini dan tidak merasa bersalah tentang kebangkitan kembali ke kehidupan normal bisa jadi langkah positif.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: