Belakangan ini, banyak orang tidak menyadari bahwa konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan yang mendalam. Kelelahan ini tidak hanya sekadar rasa lelah, melainkan ada penjelasan ilmiah di baliknya.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos
Ketika tubuh mendapatkan banyak gula, energi mungkin terasa melonjak sesaat, tetapi menyusul setelahnya adalah rasa lesu yang bisa menghampiri kapan saja.
Pahami Cara Kerja Gula di Dalam Tubuh
Ketika gula dikonsumsi, tubuh mengolahnya menjadi glukosa, yang merupakan sumber energi utama. Glukosa cepat diserap dan memberikan dorongan energi yang instan saat kita membutuhkan.
Namun, saat gula masuk, pankreas akan memproduksi insulin untuk mengatur kadar gula darah. Jika terlalu banyak gula yang dikonsumsi, insulin yang diproduksi pun menjadi berlebihan.
Kadar insulin yang tinggi menyebabkan gula darah turun drastis, sehingga kita merasakan kelelahan dan mengantuk. Fenomena ini sering disebut 'sugar crash' yang merupakan jatuhnya energi setelah lonjakan cepat.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Dampak Jangka Panjang dari Konsumsi Gula Berlebih
Kelelahan akibat konsumsi gula berlebih tidak hanya terjadi setelah makan. Pengaruhnya dapat terasa sepanjang hari, memengaruhi kinerja aktivitas sehari-hari.
Ketika gula dikonsumsi terus-menerus, tubuh mengalami kesulitan dalam memproduksi energi yang stabil. Ini dapat mengarah pada penurunan konsentrasi dan produktivitas.
Konsumsi gula yang berlebihan juga berkaitan dengan peningkatan berat badan, yang pada gilirannya membuat aktivitas menjadi lebih melelahkan. Tubuh harus bekerja lebih keras untuk mengatasi beban tambahan tersebut.
Sumber Energi Sehat yang Lebih Berkelanjutan
Sebagai alternatif, memilih sumber energi yang lebih sehat dapat menghindarkan kita dari rasa kelelahan. Makanan kaya serat seperti buah-buahan dan sayuran dapat memberikan energi yang lebih stabil.
Konsumsi protein juga penting dalam pengaturan kadar gula darah. Makanan tinggi protein dapat memberi rasa kenyang lebih lama, mengurangi keinginan untuk camilan manis.
Dengan beralih ke makanan yang lebih bergizi, tidak hanya energi yang lebih baik yang kita dapatkan, tetapi juga kesehatan tubuh yang lebih terjaga.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: