Street food di Indonesia memang jadi favorit banyak orang, namun ada sisi gelap yang harus diwaspadai. Beberapa jenis makanan kaki lima ternyata menyimpan risiko tinggi terkait kebersihan dan keamanan makanan.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lima jenis street food yang sebaiknya dikonsumsi dengan hati-hati. Yuk, simak penjelasan lengkapnya agar tetap aman menikmati kuliner Indonesia!
1. Sate Ayam
Sate ayam merupakan salah satu kuliner yang paling digemari di Indonesia. Namun, cara memasak dan penyajiannya kadang tidak memperhatikan kebersihan, sehingga bisa terpapar bakteri.
Jika sate tidak dimasak dengan sempurna, bisa jadi sumber bakteri berbahaya seperti Salmonella. Pastikan kamu memilih tempat yang menjaga kebersihan dalam penyajian sate.
2. Nasi Goreng
Nasi goreng memang enak dan praktis, tapi ada risiko jika nasi yang digunakan sudah tersimpan terlalu lama. Bakteri seperti Bacillus cereus dapat berkembang biak jika nasi tidak ditangani dengan baik.
Perhatikan bagaimana nasi goreng disiapkan. Nasi yang ditinggal semalaman atau tidak dihangatkan dengan baik bisa menyebabkan keracunan.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
3. Kerang Rebus
Kerang rebus adalah camilan yang populer, terutama di daerah pesisir. Namun, jika tidak dimasak dengan benar, kerang bisa mengandung patogen yang berbahaya.
Kerang harus direbus dengan suhu tinggi untuk membunuh kuman. Pastikan tempat penjualnya bersih dan makanan ditangani dengan baik.
4. Tahu Tempe
Tahu tempe di jalanan sering kali dimasak dengan cara yang tidak higienis. Penanganan yang tidak tepat bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
Bakteri seperti E. coli bisa muncul jika bahan makanan tidak segar atau tidak dimasak dengan sempurna. Selalu pastikan tahu dan tempe yang kamu pilih terlihat segar.
5. Ayam Goreng
Ayam goreng adalah jajanan populer, tetapi risiko keracunan sangat tinggi jika tidak ditangani dengan benar. Penyimpanan ayam yang tidak baik bisa menjadi sumber bakteri.
Selalu pilih penjual yang menggunakan ayam segar dan minyak goreng yang bersih untuk mengurangi risiko sakit setelah menyantap ayam ini.
Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: