Makanan fermentasi belakangan ini jadi topik hangat perbincangan, terutama soal dampaknya terhadap kesehatan mental. Banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan ini bisa memengaruhi mood seseorang.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan
Proses fermentasi tidak hanya meningkatkan rasa makanan, tetapi juga berpotensi membawa manfaat psikologis. Mari kita ulik lebih dalam bagaimana makanan ini bisa menjadi kunci untuk memperbaiki suasana hati kita.
Apa itu Makanan Fermentasi?
Makanan fermentasi merujuk pada proses pengolahan makanan menggunakan mikroorganisme seperti bakteri, ragi, dan jamur. Contoh umum makanan ini antara lain yogurt, kimchi, sauerkraut, dan tempe.
Selama proses fermentasi, mikroorganisme tersebut mengubah gula dan karbohidrat menjadi asam, gas, atau alkohol. Ini yang membuat makanan jadi lebih kaya rasa dan juga meningkatkan nilai gizinya.
Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata
Bagaimana Makanan Fermentasi Mempengaruhi Mood?
Studi menunjukkan bahwa ada hubungan erat antara kesehatan pencernaan dan kesehatan mental, yang dikenal sebagai gut-brain axis. Makanan fermentasi dapat mendukung keseimbangan mikrobiota usus dan berkontribusi pada produksi neurotransmitter.
Salah satu neurotransmitter yang diproduksi adalah serotonin, yang berperan penting dalam mengatur suasana hati kita. Sekitar 90% serotonin dalam tubuh diproduksi di usus, jadi kesehatan usus jelas memengaruhi mood secara keseluruhan.
Kombinasi Makanan Fermentasi dan Nutrisi Lain
Mengombinasikan makanan fermentasi dengan pola makan yang sehat juga penting. Misalnya, mengonsumsi sayuran segar dan biji-bijian dapat mendukung efek positif makanan fermentasi terhadap kesehatan mental.
Konsumsi makanan fermentasi tidak hanya berkontribusi pada mood, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Melalui perbaikan kesehatan pencernaan, kita bisa merasa lebih energik dan positif.
Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: