BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 29 DESEMBER 2025 • 12:08 WIB

Mengapa Otot Menjadi Kaku Setelah Duduk Terlalu Lama?

Mengapa Otot Menjadi Kaku Setelah Duduk Terlalu Lama?Mengapa Otot Menjadi Kaku Setelah Duduk Terlalu Lama?

Kaku setelah berlama-lama duduk adalah masalah yang umum, bukan sekadar keluhan biasa. Fenomena ini memiliki dasar ilmiah yang menarik untuk dipahami lebih lanjut.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan

Duduk dalam waktu lama dapat mengganggu sirkulasi darah yang berujung pada ketegangan otot-otot tubuh. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai sebab-sebab kekakuan otot ini.

Pengaruh Posisi Duduk Terhadap Otot

Posisi duduk yang tidak sesuai dapat memberikan tekanan yang berlebihan pada otot. Postur yang keliru saat duduk dapat menghasilkan ketegangan yang berdampak pada sirkulasi darah.

Ketika aliran darah berkurang, otot-otot sulit mendapatkan oksigen yang cukup, sehingga dapat mengalami kekakuan dan nyeri. Otot yang tidak teraliri oksigen dengan baik berisiko tinggi untuk mengalami kerusakan.

Lebih jauh lagi, duduk dalam waktu lama dapat menyebabkan hipertonus, yaitu kondisi di mana otot mengalami ketegangan berlebihan akibat tidak bergerak.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Dampak Terhadap Sirkulasi Darah

Banyak orang sering merasakan penurunan sirkulasi darah setelah duduk terlalu lama. Ketika aliran darah terganggu, otot-otot tidak hanya terancam kaku, tetapi juga dapat membengkak.

Studi menunjukkan bahwa duduk lebih dari empat jam tanpa aktif dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti trombosis vena dalam (DVT).

Penting untuk memahami dampak dari sirkulasi darah yang terhambat, karena otot yang kurang mendapatkan pasokan darah cenderung tidak berfungsi dengan optimal.

Mencegah dan Mengatasi Kekakuan Otot

Untuk mencegah kekakuan otot, disarankan untuk bergerak setidaknya setiap 30 menit. Melakukan gerakan stretching sederhana atau sekadar berdiri sejenak dapat sangat membantu.

Selain itu, memperbaiki postur saat duduk dan menggunakan kursi ergonomis bisa mengurangi tekanan pada otot, sehingga dapat meminimalisir kekakuan.

Konsistensi sangat penting; semakin sering kita bergerak, semakin baik sirkulasi darah dan kesehatan otot yang dapat kita capai.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengapa Otot Menjadi Kaku Setelah Duduk Terlalu Lama?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!