Mengapa Otot Menjadi Kaku Setelah Duduk Terlalu Lama?
Kaku setelah berlama-lama duduk adalah masalah yang umum, bukan sekadar keluhan biasa. Fenomena ini memiliki dasar ilmiah yang menarik untuk dipahami lebih lanjut.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan
Duduk dalam waktu lama dapat mengganggu sirkulasi darah yang berujung pada ketegangan otot-otot tubuh. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai sebab-sebab kekakuan otot ini.
Posisi duduk yang tidak sesuai dapat memberikan tekanan yang berlebihan pada otot. Postur yang keliru saat duduk dapat menghasilkan ketegangan yang berdampak pada sirkulasi darah.
Ketika aliran darah berkurang, otot-otot sulit mendapatkan oksigen yang cukup, sehingga dapat mengalami kekakuan dan nyeri. Otot yang tidak teraliri oksigen dengan baik berisiko tinggi untuk mengalami kerusakan.
Lebih jauh lagi, duduk dalam waktu lama dapat menyebabkan hipertonus, yaitu kondisi di mana otot mengalami ketegangan berlebihan akibat tidak bergerak.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Banyak orang sering merasakan penurunan sirkulasi darah setelah duduk terlalu lama. Ketika aliran darah terganggu, otot-otot tidak hanya terancam kaku, tetapi juga dapat membengkak.
Studi menunjukkan bahwa duduk lebih dari empat jam tanpa aktif dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti trombosis vena dalam (DVT).
Penting untuk memahami dampak dari sirkulasi darah yang terhambat, karena otot yang kurang mendapatkan pasokan darah cenderung tidak berfungsi dengan optimal.
Untuk mencegah kekakuan otot, disarankan untuk bergerak setidaknya setiap 30 menit. Melakukan gerakan stretching sederhana atau sekadar berdiri sejenak dapat sangat membantu.
Selain itu, memperbaiki postur saat duduk dan menggunakan kursi ergonomis bisa mengurangi tekanan pada otot, sehingga dapat meminimalisir kekakuan.
Konsistensi sangat penting; semakin sering kita bergerak, semakin baik sirkulasi darah dan kesehatan otot yang dapat kita capai.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: