Makanan Fermentasi: Pilihan Sehat yang Semakin Populer di Indonesia
Makanan fermentasi semakin mencuri perhatian di Indonesia sebagai pilihan sehat untuk menu sehari-hari. Dari kimchi hingga tempe, variasi makanan fermentasi menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang tidak bisa diabaikan.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pola makan sehat, makanan fermentasi menjadi primadona di dapur. Produk-produk ini tidak hanya mudah ditemukan, tetapi juga bisa dibuat di rumah tanpa kesulitan.
Makanan fermentasi adalah hasil dari proses biokimia yang melibatkan mikroorganisme seperti bakteri, ragi, atau jamur. Proses tersebut tidak hanya menghasilkan makanan yang lebih tahan lama, tetapi juga meningkatkan kualitas nutrisi dari bahan makanan yang digunakan.
Di Indonesia, contoh makanan fermentasi yang populer termasuk tempe, oncom, dan tapai. Selain itu, kimchi dari Korea dan yogurt juga mulai banyak diminati masyarakat karena menawarkan rasa berbeda serta manfaat kesehatan yang mirip.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR
Makanan fermentasi kaya akan probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan saluran pencernaan. Probiotik menjaga keseimbangan mikrobiota di dalam usus, sehingga berdampak positif pada sistem imun dan mencegah berbagai penyakit.
Lebih dari itu, makanan fermentasi dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan lain. Kandungan vitamin dan mineral dalam makanan ini lebih mudah diserap oleh tubuh berkat proses fermentasi.
Memulai fermentasi di rumah sangatlah mudah dan menyenangkan. Salah satunya, Anda bisa mencoba membuat kimchi dengan mencampurkan sayuran segar, garam, dan rempah, lalu mendiamkannya dalam wadah tertutup selama beberapa hari.
Untuk membuat tempe, Anda hanya perlu kedelai, ragi tempe, dan perhatian yang cukup. Proses fermentasi yang terjadi menjadikan tempe kaya protein dan lezat untuk disantap.
Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: