BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 24 SEPTEMBER 2025 • 11:22 WIB

Perkembangan Sushi: Dari Tradisi Jepang ke Simbol Kuliner Global

Author

Perkembangan Sushi: Dari Tradisi Jepang ke Simbol Kuliner GlobalPerkembangan Sushi: Dari Tradisi Jepang ke Simbol Kuliner Global

Sushi, yang dikenal sebagai salah satu kuliner paling ikonik, memiliki sejarah panjang dan menarik yang berakar dari Jepang kuno.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas

Seiring berjalannya waktu, hidangan ini telah bertransformasi menjadi simbol gastronomi global yang dihargai oleh banyak kalangan.

Sejarah Awal Sushi di Jepang

Asal usul sushi dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno di Jepang, sekitar abad ke-8, di mana teknik pengawetan ikan menggunakan fermentasi nasi dikenal sebagai 'narezushi'.

Pada masa itu, nasi digunakan sebagai media fermentasi untuk menyimpan ikan selama berbulan-bulan, dan setelah ikan cukup matang, nasi biasanya dibuang, menyisakan hanya ikan untuk dikonsumsi.

Perkembangan lebih lanjut terjadi selama periode Edo (1603-1868), menandai transisi menuju bentuk sushi modern yang lebih dikenal.

Perubahan budaya dan sosial di Jepang juga mendorong evolusi sushi, yang mulai dihidangkan dengan cara yang lebih menarik dan bervariasi.

Evolusi Sushi Menjadi Hidangan Modern

Memasuki akhir abad ke-18, sushi bertransformasi menjadi bentuk yang lebih familier seperti 'hizomaki', yaitu sushi gulung yang memudahkan penyajian.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Dari segi praktis, sushi mulai menjadi makanan yang populer di kalangan masyarakat Jepang, terutama di wilayah Tokyo yang mengalami perkembangan teknologi dapur yang signifikan.

Preferensi terhadap sushi yang lebih cepat dan praktis ini berkontribusi pada munculnya variasi baru, seperti nigiri dan maki, yang menonjolkan kesegaran ikan dan bahan berkualitas tinggi.

Dengan demikian, sushi tidak hanya menjadi hidangan, tetapi juga mencerminkan perubahan selera dan gaya hidup masyarakat Jepang pada masa itu.

Sushi dalam Konteks Global

Memasuki abad ke-20, setelah Perang Dunia II, sushi mulai menarik perhatian internasional, dengan masyarakat di berbagai negara mulai mengadopsi dan memodifikasi sushi sesuai selera lokal.

Restoran sushi pertama di Amerika Serikat mulai beroperasi pada tahun 1966, menandai awal penyebaran budaya sushi ke luar Jepang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perkembangan Sushi: Dari Tradisi Jepang ke Simbol Kuliner Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!