BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 27 JULI 2025 • 06:37 WIB

Kemunculan Varian Baru COVID-19 ‘Stratus’ di Indonesia

Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi kehadiran varian baru COVID-19 yang dikenal dengan sebutan XFG atau ‘Stratus’, yang kini telah mendominasi penyebaran virus di Indonesia.

Varian ini ditandai dengan gejala khas yang tidak biasa, yaitu suara serak, dan kini telah terdeteksi pada seluruh sampel yang diperiksa di Indonesia.

Pemantauan Varian Baru COVID-19

Kementerian Kesehatan RI aktif melakukan pemantauan varian baru COVID-19 melalui sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk 39 Puskesmas, 35 rumah sakit, dan 14 Balai Karantina Kesehatan.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa varian XFG atau ‘Stratus’ mendominasi 100 persen spesimen yang diperiksa pada bulan Juni 2025, dengan total 291 kasus COVID-19 terdeteksi dari 12.853 spesimen selama tahun berjalan.

Selama periode tersebut, positivity rate kumulatif mencapai 2,26 persen. Sebelumnya, pada bulan Mei, varian XFG diidentifikasi pada 75 persen spesimen, memperlihatkan tren peningkatan yang signifikan.

Penyebaran Global Varian XFG

Keberadaan varian Stratus tidak hanya menjadi perhatian di Indonesia, tetapi juga memicu lonjakan kasus di berbagai negara, termasuk Inggris.

Pada bulan Mei, varian ini menyumbang 10 persen dari seluruh kasus COVID-19 di Inggris, dan angka tersebut melonjak menjadi 40 persen di bulan Juni.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan varian XFG sebagai variant under monitoring (VUM) karena meningkatnya prevalensi yang signifikan secara global. Varian ini merupakan hasil rekombinasi dari subvarian LF.7 dan LP.8.1.2.

Gejala Khas Varian Stratus

Dokter umum, dr Kaywaan Khan dari Hannah London Clinic, mengungkap bahwa varian Stratus memiliki mutasi spesifik pada protein spike yang membolehkannya menghindari antibodi dari infeksi sebelumnya dan vaksinasi.

Meskipun varian ini tidak terlihat lebih parah dibandingkan varian sebelumnya, dr Khan menekankan pentingnya mengidentifikasi gejala khasnya, yaitu suara serak atau parau.

Ia juga merekomendasikan agar individu yang terkonfirmasi positif COVID-19 tetap di rumah dan menjalani isolasi, karena varian ini diketahui sangat mudah menular meskipun gejalanya tergolong ringan hingga sedang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kemunculan Varian Baru COVID-19 ‘Stratus’ di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!